Terancam Punah, Prabowo Instruksikan Raja Juli Bangun Area Preservasi Gajah

Terancam Punah, Prabowo Instruksikan Raja Juli Bangun Area Preservasi Gajah

Vonita Medium.jpeg

Kamis, 12 Maret 2026 – 16:53 WIB

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyampaikan arahan Presiden Prabowo Subianto terkait pembentukan koridor gajah usai rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta. Pemerintah menilai langkah ini penting untuk menjaga populasi gajah yang habitatnya terus menyusut. (Foto: Inilah.com/Vonita).

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyampaikan arahan Presiden Prabowo Subianto terkait pembentukan koridor gajah usai rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta. Pemerintah menilai langkah ini penting untuk menjaga populasi gajah yang habitatnya terus menyusut. (Foto: Inilah.com/Vonita).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Presiden RI Prabowo Subianto meminta Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni membentuk area preservasi atau koridor gajah. Langkah ini dilakukan untuk menyelamatkan gajah dari ancaman kepunahan.

Hal tersebut disampaikan Raja Juli usai menghadiri rapat terbatas (ratas) dengan Prabowo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026).

Pembentukan area preservasi nantinya akan diatur dalam Instruksi Presiden (Inpres) tentang Penyelamatan Populasi dan Habitat Gajah Sumatera dan Gajah Borneo.

“Di HGU yang sudah terbit, sawit yang terbit di Sumatera, akan dibentuk apa yang disebut sebagai Area Preservasi. Area preservasi yaitu sebuah wilayah yang memungkinkan ada koridor gajah, antar kantong tadi, sehingga gajah ini dapat bergerak dari satu kantong ke kantong yang lain. Jadi ini sangat penting sekali,” kata Raja Juli kepada wartawan.

Raja Juli menjelaskan pemerintah memutuskan mengambil langkah tersebut karena kantong-kantong gajah di Indonesia terus mengalami penyusutan. Ia bahkan menyebut jumlah kantong gajah kini tersisa 21 dari sebelumnya 42.

“Kalau tidak ada intervensi yang serius oleh pemerintah, maka kerusakan kantong-kantong gajah ini adalah sebuah keniscayaan. Dan oleh karena itu, populasi gajah sebagai salah satu satwa yang dilindungi dan merupakan iconic species di Indonesia, tidak menutup kemungkinan akan punah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Raja Juli mengatakan area preservasi tidak hanya dibentuk antar-kantong, tetapi juga di dalam kantong gajah. Sebab, di dalam kantong gajah yang tersisa saat ini sudah terfragmentasi alias tidak menyatu atau tersebar menjadi beberapa bagian kecil.

“Kami nanti akan juga membuat koridor di dalam kantong agar daya jelajah lebih luas dan dari segi kesejahteraan satwa ini juga lebih baik, termasuk mencegah terjadi inbreeding, ya. Kalau kantongnya sudah terpecah-pecah tentu (gajah) akan kawin sesama saudara. Ini mengakibatkan juga tidak baiknya terhadap populasi gajah di Sumatera maupun di Kalimantan,” ujarnya.

Raja Juli juga menyebut Prabowo telah memberikan Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) miliknya untuk menjaga habitat gajah Sumatera. Hal tersebut kembali disampaikan dalam pertemuannya dengan Raja Inggris, Charles III, di London pada awal 2026.

“Awalnya King Charles meminta 10.000 hektar, beliau serahkan 20.000 hektar, bahkan sekarang menjadi 90.000 hektar. Semuanya diperuntukkan untuk menjaga habitat gajah di Sumatera,” tuturnya.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Visited 6 times, 1 visit(s) today