Wamen PPPA Veronica Tan Terpikat Potensi Desa Bugisan Binaan Astra

Wamen PPPA Veronica Tan Terpikat Potensi Desa Bugisan Binaan Astra

Nebby Medium.jpeg

Jumat, 14 Agustus 2026 – 20:11 WIB

Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia Veronica Tan (keenam kiri), Head of Environment & Social Responsibility Astra Diah Suran Febrianti (kelima kiri) bersama masyarakat Desa Sejahtera Astra Bugisan mengikuti kesenian Gejog Lesung dengan latar Candi Plaosan saat mengunjungi Desa Sejahtera Astra Bugisan. (Foto: Dok Astra).

Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia Veronica Tan (keenam kiri), Head of Environment & Social Responsibility Astra Diah Suran Febrianti (kelima kiri) bersama masyarakat Desa Sejahtera Astra Bugisan mengikuti kesenian Gejog Lesung dengan latar Candi Plaosan saat mengunjungi Desa Sejahtera Astra Bugisan. (Foto: Dok Astra).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Desa Sejahtera Astra Bugisan di Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, terus menggali potensi budaya dan pariwisata berbasis masyarakat. Sejak mendapat pendampingan PT Astra International Tbk pada 2022, pendapatan wisata desa tersebut meningkat 56,3 persen.

Pendapatan sektor wisata yang semula tercatat Rp491 juta kini mencapai Rp767 juta. Pertumbuhan itu ditopang pengembangan seni tradisional, kerajinan lokal, wisata edukasi, hingga paket wisata yang mengajak pengunjung merasakan langsung kehidupan masyarakat desa.

Perkembangan tersebut turut menarik perhatian Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Veronica Tan. Dia mengunjungi Desa Sejahtera Astra Bugisan pada Rabu (12/8/2026) untuk melihat langsung penerapan konsep living culture yang mengangkat budaya, kehidupan sehari-hari, dan potensi lokal sebagai daya tarik wisata.

Dalam kunjungan tersebut, Veronica didampingi Head of Environment & Social Responsibility Astra Diah Suran Febrianti dan Penggerak Desa Sejahtera Astra Bugisan Rudi Riono.

Rangkaian kegiatan dipusatkan di Paseban Candi Kembar. Veronica disambut dengan kesenian Gejog Lesung, kemudian melihat berbagai produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dikelola oleh perempuan setempat.

Dia juga mengikuti sejumlah aktivitas warga, mulai dari membuat emping, menikmati jamu tradisional, melukis topeng, hingga membuat ecoprint. Berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian dari konsep wisata berbasis pengalaman yang dikembangkan masyarakat Bugisan.

Tak hanya mengandalkan budaya, desa yang berada di sisi selatan Candi Plaosan itu juga menghubungkan sektor pariwisata dengan program ketahanan pangan. Veronica meninjau demplot yang terdiri atas area persawahan, budidaya itik petelur dan lele, serta pengelolaan maggot Black Soldier Fly (BSF).

Libatkan Lebih dari 200 Perempuan

Desa Sejahtera Astra Bugisan mengembangkan pariwisata berbasis masyarakat atau community-based tourism. Budaya, kesenian tradisional, kerajinan warga, dan wisata edukasi dijadikan sebagai modal utama untuk menggerakkan perekonomian desa.

Pendampingan melalui Program Desa Sejahtera Astra telah berjalan sejak 2022. Program tersebut mencakup peningkatan kapasitas pengelola desa wisata, pengembangan UMKM, serta pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan.

Sebanyak 3.154 warga disebut telah merasakan manfaat program tersebut. Lebih dari 200 orang di antaranya merupakan perempuan.

Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto mengatakan pengembangan potensi lokal diharapkan menciptakan nilai tambah sekaligus manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat.

“Melalui Program Desa Sejahtera Astra, Astra terus berupaya mendorong masyarakat untuk mengembangkan berbagai potensi lokal yang dimiliki agar dapat memberikan nilai tambah dan manfaat yang berkelanjutan. Kami percaya bahwa kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam memperkuat kemandirian desa serta membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat. Upaya ini sejalan dengan komitmen Astra untuk terus berkontribusi dalam mendukung pembangunan masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Boy.

Di bidang kesehatan, program pendampingan diarahkan pada optimalisasi layanan posyandu serta edukasi gizi bagi ibu dan anak. Sementara di bidang pendidikan, masyarakat mendapat edukasi aksara Jawa, nilai budaya lokal, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia pengelola pariwisata.

Program lingkungan mencakup pengelolaan sampah terpadu, budidaya maggot, lele, dan bebek, serta penanaman pohon budaya dluwang. Adapun penguatan kewirausahaan dilakukan melalui pengembangan UMKM, pembangunan merek produk lokal, digitalisasi pemasaran, dan penyusunan paket wisata berbasis living culture.

Upaya tersebut mengantarkan Desa Sejahtera Astra Bugisan masuk dalam daftar 50 Desa Wisata Terbaik Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022. Desa ini juga meraih juara kedua tingkat nasional Kampanye Sadar Wisata Kementerian Pariwisata 2023 serta penghargaan Desa Wisata dengan Pemberdayaan Masyarakat Terbaik.

Pengembangan Desa Sejahtera Astra Bugisan menjadi bagian dari cita-cita Astra untuk Sejahtera Bersama Bangsa, sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Visited 3 times, 3 visit(s) today