Grup vokal Westlife tampil dalam konser ‘A Gala Evening’ di Nusantara International Convention Exibition (NICE) Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2), Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (10/2/2026). (Foto: Antara/Pamela Sakina)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Kawasan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2) menjadi saksi bisu kembalinya ‘raja boyband’ asal Irlandia, Westlife, dalam sebuah pertunjukan yang megah dan emosional. Konser bertajuk A Gala Evening yang digelar di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), Selasa (10/2/2026) malam, sukses besar menghipnotis ribuan pasang mata.
Suasana hangat langsung terasa sejak gerbang dibuka. Para Westlifer –sebutan akrab penggemar mereka– seolah ditarik kembali ke masa keemasan tahun 90-an akhir melalui alunan musik yang menemani perjalanan hidup mereka selama lebih dari dua dekade.
Energi Tanpa Batas di Atas Panggung
Sorakan histeris pecah saat Shane Filan, Nicky Byrne, dan Kian Egan muncul di panggung dengan hentakan lagu World of Our Own. Meski hanya tampil bertiga tanpa Mark Feehily yang masih dalam masa pemulihan kesehatan, energi yang dipancarkan trio ini tetap solid dan mampu mengisi seluruh sudut ruangan.
“Hello Jakarta! Aku cinta kamu,” sapa Shane dalam bahasa Indonesia yang fasih, disambut gemuruh penonton.
Konser ini bukan sekadar pertunjukan musik biasa, melainkan sebuah ‘karaoke massa’ tingkat nasional. Lagu-lagu legendaris seperti If I Let You Go, Bop Bop Baby, hingga When You’re Looking Like That dibawakan dengan aransemen orkestra yang menambah kesan mewah dan megah.
Canda dan Kenangan
Sisi humanis para personel Westlife menjadi bumbu manis malam itu. Kian Egan sempat berseloroh saat membawakan lagu-lagu dari album perdana mereka.
“Lagu ini sudah sangat tua, sama sepertiku. Hei jangan tertawa, jika saya tua, kalian juga tua,” candanya sebelum melantunkan What Makes a Man.
Suasana berubah syahdu saat lagu Mandy dan I Have a Dream berkumandang. Banyak penonton yang terlihat memejamkan mata, larut dalam memori masa remaja.
Tak hanya pop, Westlife juga memberikan sentuhan jazz lewat lagu Ain’t That a Kick in the Head dan Mack the Knife, membuktikan kematangan vokal mereka di berbagai genre.
Penutup yang Sempurna
Mendekati penghujung acara, deretan hits wajib seperti Flying Without Wings, My Love, dan You Raise Me Up dibawakan dengan penuh penghayatan. Penonton ikut bernyanyi hampir di setiap bait tanpa komando.
Westlife menutup malam istimewa itu dengan Swear It Again, lagu yang memulai sejarah besar mereka pada 1999 silam.
Total 19 lagu sukses dibawakan dengan sempurna, menegaskan bahwa meski usia personel dan penggemar terus bertambah, pesona Westlife di hati masyarakat Indonesia tak pernah pudar.














