WNI Tertembak di Perbatasan RI-Timor Leste, DPR Minta Perketat Pengawasan dengan CCTV

WNI Tertembak di Perbatasan RI-Timor Leste, DPR Minta Perketat Pengawasan dengan CCTV


Wakil Ketua Komisi II DPR RI Dede Yusuf meminta pemerintah memperkuat pengawasan di pos perbatasan RI-Timor Leste dengan kamera pengawas, menyusul insiden ditembaknya seorang WNI bernama Paulus Kaet Oki oleh aparat Timor Leste di Desa Imbate, Kecamatan Bikome Nilulat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur.

Menurutnya, pemerintah perlu menyiapkan sejumlah sarana pendukung untuk di perbatasan. Di antaranya, sarana keamanan pertahanan.

“Tentu adalah sarana keamanan pertahanan, keamanan pada TNI Polri di wilayah perbatasan, bangunan perbatasan dan juga kamera pemantau,” katanya.

Dia menilai diperlukan kamera pemantau di beberapa wilayah yang kemungkinan tak terjaga. Dede mengatakan dengan kamera pemantau akan memudahkan untuk memantau situasi di perbatasan.

“Ini dibutuhkan karena ada di beberapa wilayah yang mungkin tidak terjaga itu banyak petani, ataupun juga titik-titik yang mudah diseberangi. Oleh karena itu dengan adanya kamera pemantau di sepanjang garis titik batas, itu bisa menjadi sebuah pemantauan yang terdeteksi langsung,” kata dia.

Dede juga mendapat informasi, seringnya terjadi transaksi antara warga Indonesia dengan warga negara lain. Sebab itu, menurutnya, perlu adanya pasar-pasar di perbatasan yang turut dipantau.

Sebelumnya, seorang WNI bernama Paulus Kaet Oki terluka setelah ditembak oleh aparat UPF Timor Leste di Desa Imbate, Kecamatan Bikome Nilulat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur. Korban saat ini telah dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.

“Saat ini KBRI telah membawa korban penembakan ke RS untuk ditangani,” kata jubir II Kemlu Vahd Nabyl Achmad Mulachela kepada wartawan, Rabu (27/8).

Penembakan itu dipicu bentrokan yang terjadi antara korban dan aparat Timor Leste. Korban diduga ditembak saat mempertahankan batas negara, yang diduga digeser oleh Timor Leste.

Visited 2 times, 1 visit(s) today