Rayakan HUT ke-81 RI, kreator Jerhemy Owen, Elsa Novia, dan Hendri Alejandro buktikan konten TikTok bisa bawa dampak besar bagi lingkungan, budaya, dan UMKM. (Foto: TikTok Indonesia)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Merayakan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia tidak melulu soal upacara atau perlombaan fisik. Di era digital, semangat kontribusi kepada bangsa juga mengalir deras melalui ruang maya.
Tiga kreator muda Indonesia membuktikan bahwa kreativitas di platform TikTok dapat bertransformasi menjadi aksi nyata yang membawa perubahan positif bagi lingkungan, budaya, hingga ekonomi desa.
Kisah inspiratif tersebut mengemuka dalam acara wicara bertajuk “#Serunya17an – Karya Positif untuk Indonesia” yang digelar di Jakarta, Selasa (18/8/2026). Perjalanan ketiga pemuda ini mendobrak stigma bahwa konten media sosial hanya sebatas hiburan semata.
Berikut adalah tiga inovasi nyata dari para kreator muda yang sukses menggerakkan perubahan di masyarakat:
1. Jerhemy Owen: Kolaborasi Masif Pelestarian Lingkungan
Berawal dari konten edukasi keberlanjutan (sustainability), Jerhemy Owen (@jerhemynemoo) berhasil memobilisasi massa lewat gerakan “Wenanam”. Mengonversi jumlah video yang dibagikan (share) di TikTok menjadi donasi penanaman pohon, Owen sukses mengumpulkan lebih dari 10.000 bibit pohon untuk memulihkan hulu Sungai Ciliwung bersama Kementerian Kehutanan RI.
Gerakan ini berlanjut pada tahun 2026 melalui kampanye #PohonUntukAceh yang sukses menanam 250.000 bibit pohon di Hutan Lindung Tenggulun pascabencana alam. Kiprahnya ini bahkan membawa Owen menjadi perwakilan pemuda Indonesia di forum iklim global COP29 Azerbaijan dan masuk dalam daftar bergengsi TikTok Change Makers 2025.
2. Elsa Novia: Menghidupkan Wisata Sejarah dan Budaya
Berfokus pada sejarah komunitas Tionghoa-Indonesia, Elsa Novia (@elsa.novias) berhasil menarik perhatian pemerintah daerah. Salah satu konten videonya sukses mendorong Pemerintah Kota Tangerang untuk mengusulkan makam Kapitan Tionghoa sebagai situs cagar budaya.
Tak berhenti di dunia maya, Elsa menginisiasi “Benteng Walking Tour“, sebuah wisata sejarah berkonsep bayar sukarela (pay-as-you-wish). Program yang banyak diketahui warganet melalui TikTok ini telah diikuti ribuan peserta, yang secara langsung turut menghidupkan ekosistem pariwisata dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuliner lokal di Tangerang dan Glodok.
3. Hendri Alejandro: Berdayakan Ekonomi Desa via Live Shopping
Melihat potensi industri rumahan perlengkapan bayi di Desa Ibun, Kabupaten Bandung, Hendri Alejandro (@Ibun_mall) turun tangan membantu warga memasarkan produk melalui ekosistem affiliate dan TikTok Shop.
Lebih dari sekadar berdagang, Hendri melatih warga sekitar—termasuk mereka yang putus sekolah—untuk menjadi host siaran langsung (live streaming). Inisiatif ini tidak hanya membuka lapangan kerja baru, tetapi juga mendorong terbentuknya “Komunitas Host 1 Miliar” yang kini beranggotakan lebih dari 300 kreator dari berbagai daerah untuk belajar strategi pemasaran digital bersama ratusan jenama nasional.
Melalui kiprah Jerhemy, Elsa, dan Hendri, terbukti bahwa pemanfaatan teknologi secara positif mampu mencetak generasi muda yang berdaya, sekaligus membawa dampak langsung bagi kemajuan Indonesia.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.










