Alwi Farhan menunjukkan kualitasnya sebagai tunggal putra masa depan Indonesia saat tampil di Kejuaraan Dunia BWF 2025.
Tampil di perempat final melawan juara dunia, Kunlavut Vitidsarn, Alwi yang jadi debutan di Kejuaraan Dunia BWF, sukses memberikan perlawanan terbaik, meski hasilnya belum sesuai harapan.
Bermain di Adidas Arena, Paris, Alwi kalah lewat drama ketat rubber game 18-21, 21-18, 20-22.
Kesalahan kecil di gim ketiga membuat Alwi gagal melanjutkan kejutannya di Kejuaraan Dunia, dan harus terhenti di perempat final
“Sangat disayangkan di akhir-akhir game banyak melakukan kesalahan yang tidak perlu karena rasa ingin menang saya yang tinggi sehingga saya tidak bisa mengendalikan diri dan situasi,” kata Alwi dalam keterangan resmi PBSI, Jumat (29/8/2025).
“Kunlavut juga sudah bisa membaca perubahan permainan saya di poin-poin kritis tadi,” imbuh pria berusia 20 tahun itu.
Alwi merasa banyak belajar dari debutnya di BWF World Championships 2025. Ia akan berbenah diri agar dapat lebih baik dalam ajang-ajang lainnya ke depan.
“Kalau strategi dan permainan berjalan baik. Kami sama-sama tahu kelebihan dan kelemahan masing-masing,” kata Alwi.
“Ya, hari ini harinya Kunlavut dan ini pengalaman yang baik untuk saya walaupun pahit, sakit saya harus terima dan saya akan banyak belajar dan tetap semangat,” tutupnya.












