Siswa dan Guru di Indramayu Dilatih Petakan Risiko Bencana di Sekolah

Siswa dan Guru di Indramayu Dilatih Petakan Risiko Bencana di Sekolah


PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Indramayu menggelar lokakarya Kajian Risiko Bencana di SMPN 1 Balongan. 

Kegiatan yang melibatkan puluhan siswa dan guru ini bertujuan untuk menanamkan budaya siaga bencana sejak dini di lingkungan sekolah yang berada di ring satu wilayah operasional industri.

Lokakarya yang digelar pada Rabu (10/9) ini merupakan bagian dari program Pertamina Cerdas Sekolah (PETRA). 

Tujuannya adalah memetakan potensi risiko bencana di sekolah secara partisipatif dan merumuskan langkah mitigasi, termasuk membuat peta serta rambu-rambu evakuasi yang jelas.

Dalam sesi Focus Group Discussion (FGD) yang dipandu tim BPBD, para siswa secara antusias berbagi pengalaman dan ide untuk penanganan bencana. Keterlibatan aktif ini diharapkan menumbuhkan kesadaran bahwa penanggulangan bencana adalah tanggung jawab bersama.

Sekretaris BPBD Kabupaten Indramayu, Asep Afandy Djanwari, menyatakan kolaborasi ini sangat penting untuk membentuk budaya sadar bencana di lingkungan pendidikan demi mewujudkan generasi emas 2045.

Senada dengan itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga JBB, Susanto August Satria, menegaskan komitmen perusahaan untuk memastikan sekolah di sekitarnya tangguh bencana.

“Kajian risiko ini menjadi dasar penting sebelum kita berbicara tentang simulasi. Ini adalah wujud aksi nyata,” ujar Satria, Jumat (12/9).

Program ini menjadi bukti sinergi antara dunia usaha, pemerintah, dan sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman sekaligus mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

 

Visited 5 times, 1 visit(s) today