Karim Adeyemi dari Borussia Dortmund berebut bola dengan Kenan Yildiz dari Juventus dalam pertandingan Fase Liga Champions UEFA 2025/26 MD1 antara Juventus dan Borussia Dortmund di Stadion Juventus pada 16 September 2025 di Turin, Italia. (Foto: Valerio Pennicino/Getty Images)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Legenda Juventus, Claudio Marchisio, memberikan pujian setinggi langit kepada talenta muda Kenan Yildiz dengan menyamakannya dengan bintang Barcelona, Lamine Yamal. Ia juga menegaskan status Dusan Vlahovic sebagai striker nomor 9 “asli” di skuad Si Nyonya Tua saat ini.
Pernyataan ini disampaikan Marchisio dalam sebuah wawancara mendalam bersama surat kabar Italia, La Gazzetta dello Sport, yang dipublikasikan pada Sabtu (20/9/2025) pagi, menjelang laga tandang Juventus melawan Hellas Verona di Serie A.
Marchisio menyoroti dampak luar biasa yang diberikan oleh Kenan Yildiz, gelandang serang asal Turki yang baru berusia 20 tahun. Menurutnya, Yildiz telah menunjukkan kualitas seorang pemimpin meski usianya masih sangat muda.
“Bremer (bek Juventus) benar saat mengatakan dampak Kenan membuatnya seperti Lamine Yamal-nya Juventus,” kata Marchisio, mendukung pernyataan rekan setim Yildiz. “Yildiz bahkan akan bisa bermain di Juventus era saya.”
Marchisio menambahkan bahwa Yildiz pantas mendapatkan perpanjangan kontrak baru dengan kenaikan gaji yang signifikan.
“Ya (dia pantas), karena meskipun berasal dari luar negeri, dia secara sempurna melambangkan semua nilai-nilai Juventus,” jelasnya. “Tidak mudah menemukan pemain sekuat dia yang dicari di Eropa, tetapi bermimpi untuk bertahan di klubnya demi meraih kemenangan. Yildiz seperti itu dan pantas mendapatkan imbalan ekonomi dari klub.”
Selain memuji Yildiz, Marchisio juga memberikan pandangannya tentang Dusan Vlahovic. Penyerang asal Serbia itu sempat diperkirakan akan meninggalkan klub pada musim panas, namun kini justru tampil tajam dengan rasio gol per menit yang mengesankan.
Saat diminta memilih striker favoritnya di antara Dusan Vlahovic, Jonathan David, dan Lois Openda, Marchisio tidak ragu-ragu.
“Dari ketiganya, Dusan adalah nomor 9 yang ‘asli’. David dan Openda punya karakteristik lain,” tegas Marchisio. “Musim lalu, Dusan menanggung beban seluruh lini serang di pundaknya, tapi sekarang tidak lagi.”
Komentar Marchisio ini datang setelah Juventus melalui laga dramatis di Liga Champions, di mana mereka berhasil menahan imbang Borussia Dortmund 4-4 setelah sempat tertinggal 2-4 hingga menit akhir.
“Jika Anda bukan grup yang solid secara mental, Anda tidak akan bisa bangkit dalam pertandingan seperti itu, terutama di Liga Champions,” pungkasnya, memuji kekuatan mental skuad Juventus saat ini.














