Jannik Sinner Lakukan Banyak Perubahan Jelang Shanghai Masters, Siap Hadapi Carlos Alcaraz Lagi

Jannik Sinner Lakukan Banyak Perubahan Jelang Shanghai Masters, Siap Hadapi Carlos Alcaraz Lagi

Sekitar dua pekan setelah kalah dari Carlos Alcaraz di final US Open 2025, petenis Italia Jannik Sinner mengaku melakukan sejumlah perubahan kecil dalam permainannya. Perubahan ini dipersiapkan untuk kemungkinan bertemu lagi dengan rival utamanya di ajang ATP Masters 1000 Shanghai.

Sinner sebelumnya berhasil mengalahkan Alcaraz di final Wimbledon, namun kesulitan mengimbangi permainan petenis Spanyol berusia 22 tahun itu di New York. Hasil tersebut membuat catatan head to head keduanya kini menjadi 10-5 untuk keunggulan Alcaraz.

“Kami banyak merenungkan final itu. Saat ini kami sedang mengerjakan hal-hal baru, mengubah banyak detail kecil. Jumlah kesalahan mungkin sedikit meningkat, tapi saya berharap semuanya akan membaik,” ujar Sinner menjelang debutnya di China Open Beijing, Kamis (25/9).

Sinner Termotivasi Hadapi Musim Berat

Petenis berusia 24 tahun itu menegaskan dirinya sangat termotivasi dengan perubahan yang sedang ia jalani.

“Ini hanya masalah waktu. Satu hal adalah latihan, satu hal lainnya pertandingan. Kita lihat saja nanti. Tapi saya senang bisa mencoba hal baru, karena satu langkah maju lebih baik daripada dua langkah mundur,” tegasnya.

Sinner sudah mengoleksi dua gelar Grand Slam pada 2025, yakni Australian Open dan Wimbledon, dan kini membidik gelar ketiganya di Beijing. Ia datang sebagai unggulan teratas, dengan catatan musim 37-5 menurut indeks menang/kalah ATP.

Rivalitas Panas dengan Alcaraz

Meski kini berada di peringkat ATP No.2 setelah digeser Alcaraz usai US Open, Sinner tetap menjadi salah satu kandidat terkuat dalam perburuan gelar akhir musim. Rivalitas keduanya diprediksi akan berlanjut di Shanghai atau di ATP Finals Turin, di mana Sinner sudah memastikan tiket setelah menjuarai edisi 2024 lalu.

Tambahan Amunisi: Fisioterapis Baru

Sinner tiba di Beijing dengan tim yang diperkuat fisioterapis berpengalaman, Alejandro Resnicoff, yang pernah berkarier lebih dari 15 tahun di ATP Tour.

“Dia tidak mengubah segalanya, tapi memberi masukan penting untuk tubuh saya. Kami bekerja sama dengan baik, dan jelas ini sebuah keuntungan bagi saya,” ungkap Sinner.

Laga Perdana di Beijing

Pada pertandingan pembuka ATP 500 China Open Beijing, Sinner akan menghadapi mantan finalis turnamen, Marin Cilic. Kemenangan akan membuka jalannya menuju babak selanjutnya dan memberi peluang memperkecil jarak dari Alcaraz di peringkat dunia.

Visited 3 times, 1 visit(s) today