Penyanyi solo Afgan saat tampil di konser tunggal bertajuk “Retrospektif: The Concert” di Jakarta International Convention Center (JICC), Sabtu (18/7/2026), malam. (Dokumentasi: Inilah.com/ Mia Umi Kartikawati)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Konser tunggal Afgan bertajuk Retrospektif dibuka dengan “Misteri Dunia”. Afgan tampil santai mengenakan jaket cokelat bergaya kasual, menyapa penonton yang langsung menyambutnya dengan riuh tepuk tangan.
Malam itu bukan sekadar konser bagi Afgan. Di hadapan ribuan penonton yang memenuhi Jakarta International Convention Center (JICC), Sabtu (18/07/2026), penyanyi berusia 37 tahun itu mengajak penggemarnya menelusuri perjalanan musik sekaligus potongan-potongan hidup yang membentuk dirinya hingga hari ini.
“Halo. Terima kasih banyak. Selamat malam Jakarta, selamat datang di konser Retrospektif Afgan. Are you guys excited?” sapa Afgan dari atas panggung konser di JICC, Senayan, Jakarta, Sabtu (18/07/2026).
Suasana kemudian menghangat ketika ia melanjutkan dengan lagu “Silakan Pergi”. Sebelum bernyanyi, Afgan menyebut lagu itu sebagai ajakan untuk melepaskan hal-hal yang tak lagi sehat dalam hidup.
“Ini lagu tentang mempersilakan pergi yang toxic,” ujarnya, sebelum meneruskan penampilan lewat “Knock Me Out”.
Di sela konser, Afgan menjelaskan alasan memilih nama Retrospektif sebagai tajuk konser sekaligus albumnya.
“Kenapa dinamakan Retrospektif? Karena itu judul album saya. Artinya melihat kembali perjalanan yang sudah dijalani belakangan ini. Jadi malam ini saya akan menyanyikan lagu-lagu saya termasuk dari lagu terdahulu,” katanya.
Perjalanan itu berlanjut melalui “Sebentar”, kemudian “Tak Ada Rencana” yang dibawakan bersama Petra Sihombing. Dengan gitar di tangan, Petra menghadirkan warna yang hangat dan intim, membuat panggung terasa seperti ruang bercerita.
“Kalian benar-benar memberikan energi tambahan untuk aku. Ini sangat aku butuhkan,” kata Afgan kepada para penonton.
Ia lalu menghadirkan “Cinta 2 Hati”, “Pesan Cinta”, dan “Wajahmu Mengalihkan Duniaku” sebelum kejutan terbesar malam itu muncul.
Kemegahan orkestra di bawah arahan Erwin Gutawa perlahan memenuhi panggung. Sentuhan aransemen sang maestro mengubah deretan lagu-lagu populer Afgan menjadi pengalaman musikal yang lebih megah namun tetap emosional.
“Terima Kasih Cinta”, “Sadis”, “Panah Asmara”, “Bukan Cinta Biasa”, “Jodoh Pasti Bertemu”, hingga single terbarunya “Kacamata” terdengar berbeda dengan balutan orkestra yang membuat isi JICC larut dalam tepuk tangan panjang.
Magis permainan orkestra berpadu dengan vokal Afgan menghadirkan suasana yang sesekali megah, namun di lain waktu terasa begitu lirih dan personal.
Konser kemudian bergulir lewat “Jalan Terus”, “Masa Iya”, “Oh Dara”, “Untukmu Aku Bertahan”, “Aku Kekasihmu”, “Sabar”, hingga “Bawalah Cintaku”.
Momen spesial berikutnya hadir saat Mahalini naik ke panggung untuk berduet membawakan “Sadis”. Kolaborasi itu disambut sorak penonton sebelum Afgan melanjutkan penampilannya lewat “Peluk”.
Kejutan lain datang ketika Krisdayanti tampil sebagai bintang tamu. Bersama diva Indonesia itu, Afgan membawakan “Kepastian” dan “Kamu yang Kutunggu”. Di atas panggung, Krisdayanti menyampaikan doa dan dukungannya.
“Sukses Afgan, selamat melanjutkan dan bersenang-senang,” kata Krisdayanti.
Afgan Menangis di Atas Panggung
Menjelang akhir konser, Afgan menyanyikan “Terima Kasih Cinta”. Lagu itu berubah menjadi momen paling emosional ketika empat keponakannya naik ke atas panggung sambil membawa bunga. Afgan tak mampu menahan air mata.
Suasana haru belum berakhir. Sebelum melantunkan “Sampai Jumpa”, Afgan mempersembahkan lagu tersebut untuk mendiang Vidi Aldiano, sahabat yang memiliki tempat istimewa dalam perjalanan hidupnya.
Konser kemudian ditutup dengan “Dia Dia Dia”, “Kacamata”, dan “Jodoh Pasti Bertemu”. Bukan sekadar parade lagu-lagu hit, Retrospektif menjadi ruang bagi Afgan untuk mengenang perjalanan, merayakan orang-orang yang pernah hadir dalam hidupnya, sekaligus mengucapkan terima kasih kepada para penggemar yang setia menemani setiap langkahnya.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.














