Laga Hidup-Mati Arab Saudi vs Irak: Renard Tenang, Arnold Sebut Tekanan Ada di Tuan Rumah

Laga Hidup-Mati Arab Saudi vs Irak: Renard Tenang, Arnold Sebut Tekanan Ada di Tuan Rumah

Ibnu Medium.jpeg

Selasa, 14 Oktober 2025 – 19:25 WIB

Timnas Irak akan melawan Arab Saudi pada putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Grup B di Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah, Rabu (15/10) pukul 01.45 WIB. (Foto: Arab News)

Timnas Irak akan melawan Arab Saudi pada putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Grup B di Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah, Rabu (15/10) pukul 01.45 WIB. (Foto: Arab News)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Arab Saudi dan Irak akan melakoni laga penentuan untuk memperebutkan satu tiket lolos langsung ke Piala Dunia 2026 dalam pertandingan terakhir Grup B putaran keempat kualifikasi zona Asia. Duel krusial ini akan digelar di Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah, pada Rabu (15/10/2025) pukul 01.45 WIB.

Kedua tim sama-sama mengoleksi tiga poin setelah berhasil mengalahkan Indonesia. Skenarionya sederhana: pemenang laga ini akan lolos otomatis ke Piala Dunia, sementara yang kalah harus melanjutkan perjuangan ke babak kualifikasi putaran kelima. Arab Saudi sedikit di atas angin karena hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjadi juara grup.

Menjelang laga terpenting ini, kedua pelatih menunjukkan pendekatan psikologis yang berbeda.

Pelatih Arab Saudi, Herve Renard, memilih untuk tetap tenang. Ia menegaskan bahwa kemenangan atas Indonesia tidak akan berarti apa-apa jika timnya gagal mencapai target utama.

“Apa yang kami lakukan sebelumnya tidak ada apa-apanya, karena jika kami tidak mencapai target besok, Anda tidak akan ingat pertandingan melawan Indonesia. Jadi, yang terpenting adalah besok,” kata Renard, dikutip dari laman resmi AFC, Selasa (14/10).

Pelatih asal Prancis itu mengakui timnya mempersiapkan diri dengan sangat tenang karena hanya butuh hasil imbang. “Kami fokus pada tujuan kami dan tidak perlu melakukan hal lain, hanya fokus pada diri sendiri. Inilah yang terpenting,” ujar Renard.

Di sisi lain, pelatih Irak, Graham Arnold, justru mencoba melempar tekanan ke pihak tuan rumah. Ia menyebut timnya datang tanpa beban karena hanya memiliki satu opsi: menang.

“Saya pikir tekanan lebih besar ada pada Saudi. Mereka punya dua cara untuk lolos, yaitu seri atau menang. Kami punya satu cara, yaitu menang. Jadi, fokus utama kami adalah bermain dan berjuang keras,” kata Arnold.

Arnold, yang sukses membawa Australia ke babak 16 besar Piala Dunia 2022, merasa antusias menghadapi laga ini. Ia berusaha mewujudkan mimpi Irak untuk tampil di Piala Dunia kedua kalinya setelah tahun 1986.

“Saudi akan memiliki 90 persen dukungan penggemar, tekanan dari media, jadi tekanan ada pada mereka,” tambahnya.

Namun, Irak menghadapi tantangan berat karena berpotensi tampil tanpa sejumlah pilar. Penyerang andalan sekaligus pencetak gol terbanyak, Aymen Hussein, diragukan bisa tampil. Selain itu, bek Zaid Tahseen juga dipastikan absen karena skorsing kartu merah yang didapatnya saat melawan Indonesia.

Topik
Komentar

Visited 4 times, 1 visit(s) today