Honest Ahanor dari Atalanta BC dan Matteo Guendouzi dari Lazio berebut bola dalam pertandingan Serie A antara Atalanta BC dan SS Lazio di Stadion Gewiss pada 19 Oktober 2025 di Bergamo, Italia. (Foto: Francesco Scaccianoce/Getty Images)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Atalanta dan Lazio harus puas berbagi angka setelah bermain imbang tanpa gol 0-0 pada lanjutan Serie A 2025/2026 di New Balance Arena, Minggu (19/10) malam WIB.
Laga ini menjadi duel penuh ketegangan yang memperlihatkan dua masalah besar: tumpulnya lini depan dan badai cedera yang belum berakhir.
Meski tampil dominan di babak kedua, La Dea gagal menembus pertahanan rapat Lazio yang bermain disiplin hingga peluit panjang berbunyi.
Hasil ini membuat Atalanta mempertahankan status sebagai satu-satunya tim tak terkalahkan di Serie A musim ini — namun dengan catatan lima hasil imbang dari tujuh laga awal.
Comeback Ademola Lookman Belum Maksimal
Laga ini menjadi penampilan perdana Ademola Lookman sebagai starter di bawah pelatih baru Ivan Juric. Winger asal Nigeria itu sempat absen panjang akibat drama transfer musim panas, di mana ia hampir bergabung ke Inter Milan sebelum kesepakatan gagal tercapai.
Lookman bermain selama 82 menit, namun tak mampu memberi dampak berarti di lini depan.
Meski beberapa kali mencoba menusuk dari sisi kiri, penyelesaian akhir Atalanta tetap kurang tajam. Juric diyakini akan tetap memberikan waktu bagi sang bintang untuk menemukan performa terbaiknya.
Lazio Didera Krisis Cedera
Maurizio Sarri kembali dipusingkan dengan daftar cedera panjang di skuad Lazio. Matteo Cancellieri ditarik keluar pada babak pertama karena cedera otot paha, menambah daftar pemain absen seperti Luca Pellegrini, Samuel Gigot, Nicolo Rovella, Fisayo Dele-Bashiru, dan Valentin Castellanos.
Meski begitu, Toma Basic menjadi titik terang. Gelandang asal Kroasia itu tampil solid dan menjadi salah satu pemain terbaik Lazio di laga ini setelah kembali ke tim utama usai lama tersisih pada awal musim.
“Kami benar-benar kekurangan pemain, terutama di lini tengah,” ujar Sarri seusai pertandingan.
“Tapi saya senang dengan semangat yang ditunjukkan pemain di lapangan.”
Atalanta dan Lazio Sama-Sama Kurang ‘Pembunuh’
Kedua tim kini menghadapi masalah serupa: kurangnya killer instinct. Atalanta terlalu banyak membuang peluang dan hanya bisa mengandalkan kerja keras tanpa penyelesaian efisien.
Sementara Lazio kehilangan taji karena absennya dua penyerang utama, Castellanos dan Cancellieri.
Atalanta kini menempati posisi kedelapan klasemen sementara dengan koleksi 12 poin, sedangkan Lazio tertahan di urutan ke-10.











