Tim Formula 1 Audi telah mengambil langkah mengejutkan dengan mengonfirmasi bahwa mereka telah menghentikan pengembangan drivetrain (unit daya) untuk musim debut mereka di F1 pada 2026. Keputusan ini diambil bahkan sebelum unit daya tersebut menjalani satu putaran pun di tes pramusim.
Kini, 430 karyawan di fasilitas Audi Sport yang baru diperluas di Neuburg, Jerman, telah mengalihkan fokus utama mereka ke pengembangan untuk tahun 2027 dan 2028.
Kabar ini terungkap saat tur media di fasilitas Audi, di mana komponen mesin pembakaran internal dan kelistrikan untuk unit daya baru F1 diproduksi.
“Pengembangan drivetrain 2026 telah selesai, dan kami sudah fokus pada 2027 dan 2028,” kata Chief Technology Officer (CTO) Audi F1, Stefan Dreyer, kepada The Drive.
Keputusan untuk “mengunci” desain 2026 begitu awal, bahkan sebelum diuji di lintasan, didasari oleh situasi unik yang dihadapi Audi.
“Pengembangan komponen sejatinya tidak pernah berhenti di Formula 1. Tetapi mengingat terbatasnya jumlah data berharga bagi kami dari pengaturan Sauber dan Ferrari saat ini [dan perubahan regulasi 2026], kami sekarang melihat melampaui tahun pertama kami,” jelas Dreyer.
Meskipun Audi telah membeli tim Sauber, Dreyer menjelaskan bahwa seluruh kekayaan intelektual (Intellectual Property/IP) drivetrain yang saat ini digunakan Sauber sepenuhnya milik Ferrari.
Ia menggambarkan situasi pembagian data ini sebagai “tembok China” (Chinese wall), yang menyiratkan bahwa tidak ada satu baris data pun yang dibagikan dari Ferrari ke Sauber, apalagi ke tim unit daya Audi di Neuburg.
Dreyer mengakui bahwa mengembangkan mesin untuk 2027 dan 2028 tanpa data nyata dari mesin 2026 adalah situasi yang menantang. Untuk saat ini, tim sangat bergantung pada data hasil pengujian simulator.
Ia menambahkan bahwa timnya akan “bekerja lembur” (double-time) segera setelah mobil mulai mengumpulkan data di lintasan nyata pada tes pramusim di Spanyol (akhir Januari) dan Bahrain (pertengahan Februari).
Saat ditanya apa fokus utama 430 karyawan di Neuburg saat ini jika pengembangan 2026 sudah selesai, Dreyer menjawab singkat: “Manufaktur.”
Tim kini berfokus pada produksi massal dan penimbunan komponen-komponen vital yang diperlukan untuk mengarungi musim F1 2026 yang panjang, yang akan dimulai pada Januari 2026 dengan tes pramusim dan berakhir pada Desember 2026 di Abu Dhabi.
Laporan media yang hadir dalam tur tersebut menggambarkan fasilitas baru Audi F1 sebagai fasilitas “kelas satu” di mana “tidak ada biaya yang ditahan,” bahkan sebanding dengan markas F1 Ferrari di Maranello dan McLaren Technology Center di Woking.
Meskipun Dreyer enggan menyebutkan angka pasti investasi di Neuburg, Bos Keuangan Audi AG kemudian mengonfirmasi bahwa biayanya mencapai “tiga digit juta” (ratusan juta euro).













