Layani 450 Kendaraan Tiap Hari, SPBG Ngagel Jadi Andalan Warga Surabaya Hemat BBM

Layani 450 Kendaraan Tiap Hari, SPBG Ngagel Jadi Andalan Warga Surabaya Hemat BBM

Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) Ngagel kian memantapkan perannya sebagai ujung tombak penyaluran energi bersih di Kota Surabaya. Fasilitas yang dikelola oleh PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) melalui anak usahanya, PT Gagas Energi Indonesia, ini kini menjadi tumpuan bagi ratusan kendaraan yang beralih ke Bahan Bakar Gas (BBG).

Tercatat, setiap harinya SPBG Ngagel melayani pengisian bahan bakar untuk 400 hingga 450 unit kendaraan. Konsumen fasilitas ini datang dari berbagai kalangan, mulai dari kendaraan pribadi, taksi konvensional, hingga armada taksi daring (online).

SPBG ini memiliki kapasitas penyaluran sebesar 4.000 hingga 4.500 Liter Setara Premium (LSP). Dua produk utama yang disediakan adalah GasKu untuk sektor transportasi dan GasLink untuk kebutuhan ritel melalui metode penyaluran beyond pipeline (tanpa pipa).

Hemat Biaya Hingga Setengah Harga

Daya tarik utama penggunaan BBG bagi masyarakat Surabaya adalah efisiensi biaya. Saat ini, harga GasKu dipatok sebesar Rp4.500 per LSP. Angka ini jauh lebih ekonomis dibandingkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi.

Ahmad Yanto, salah satu pengguna setia BBG di Surabaya, mengungkapkan pengalamannya setelah lima bulan beralih menggunakan gas. Awalnya, ia tertarik mencoba setelah mendapat rekomendasi dari Komunitas Mobil Gas (Komagas) Surabaya Raya.

“Manfaatnya sangat terasa karena lebih hemat dan kualitasnya bagus. Satu tabung BBG seharga Rp45.000 bisa dipakai menempuh jarak 100–120 km,” ujar Ahmad, Jumat (28/11/2025).

Jika dikalkulasikan, biaya per kilometer yang dikeluarkan Ahmad hanya berkisar Rp375 hingga Rp450. Ia pun berharap infrastruktur pengisian BBG di Kota Pahlawan dapat terus diperbanyak untuk memudahkan mobilitas pengguna.

Dorong Energi Bersih

Selain faktor ekonomi, penggunaan Compressed Natural Gas (CNG) juga menawarkan keunggulan lingkungan. Emisi karbon yang dihasilkan kendaraan berbahan bakar gas diklaim 25–35 persen lebih rendah dibandingkan kendaraan berbahan bakar minyak konvensional.

Sales Area Head Surabaya PGN Gagas, Dedy Adhariadi, menegaskan bahwa optimalisasi SPBG Ngagel merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam mengembangkan layanan energi bersih di wilayah Sales Operation Region (SOR) III.

“Kami terus mengoptimalkan layanan di SPBG Ngagel agar pelanggan setia maupun pelanggan baru semakin nyaman selama menggunakan GasKu,” tuturnya.

Visited 3 times, 1 visit(s) today