Maresca Murka Wasit Liga Inggris Punya Standar Ganda di Laga Chelsea vs Arsenal

Maresca Murka Wasit Liga Inggris Punya Standar Ganda di Laga Chelsea vs Arsenal

Ibnu Medium.jpeg

Senin, 1 Desember 2025 – 05:15 WIB

Manajer Chelsea, Enzo Maresca di Stamford Bridge, Minggu (30/11). (Foto: Getty images)

Manajer Chelsea, Enzo Maresca di Stamford Bridge, Minggu (30/11). (Foto: Getty images)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Manajer Chelsea, Enzo Maresca, meluapkan kekecewaannya terhadap inkonsistensi kepemimpinan wasit di Liga Inggris usai timnya ditahan imbang 1-1 oleh Arsenal di Stamford Bridge, Minggu (30/11).

Sorotan utama Maresca tertuju pada keputusan wasit Anthony Taylor yang memberikan kartu merah langsung kepada gelandang Chelsea, Moisés Caicedo, setelah tinjauan VAR atas pelanggaran keras terhadap Mikel Merino tujuh menit jelang turun minum.

Terima Hukuman Caicedo, Tapi…

Maresca secara jantan mengakui bahwa tekel anak asuhnya memang layak diganjar kartu merah. Namun, ia mempertanyakan mengapa standar tegas serupa tidak diterapkan pada pelanggaran keras yang dilakukan lawan terhadap pemainnya.

Ia membandingkan insiden tersebut dengan sikut pemain Arsenal, Piero Hincapié, terhadap bek Chelsea, Trevoh Chalobah, serta tekel Rodrigo Bentancur (Tottenham) kepada Reece James pada laga sebelumnya (1/11).

“Mereka bertanya soal kartu merah Moi (Caicedo). Itu memang kartu merah. Tapi kenapa tekel Bentancur ke Reece saat lawan Spurs bukan kartu merah?” ujar Maresca dengan nada heran.

“Kami sebagai manajer kesulitan memahami kenapa mereka (wasit) menghakimi dengan cara yang berbeda. Moi kartu merah, ya. Bentancur harusnya merah, ya. Kenapa mereka tidak memberikannya? Ini realitanya, tapi kenapa standar ganda?” lanjutnya.

Maresca juga menyoroti kondisi Chalobah yang mengalami lebam pada mata usai duel dengan Hincapié, namun wasit mengabaikan insiden tersebut.

“Soal Trevoh (Chalobah), saya tanya wasit. Dia bilang itu bukan sikutan. Padahal matanya lebam, dia dikompres es saat jeda babak pertama, tapi wasit menilainya berbeda,” keluh pelatih asal Italia tersebut.

Arteta Tuduh Chelsea Incar Pemain

Di kubu seberang, manajer Arsenal Mikel Arteta justru melemparkan tuduhan serius. Ia menyebut Chelsea sengaja menargetkan pemain-pemain Arsenal yang sudah mengantongi kartu kuning dalam upaya untuk menyamakan jumlah pemain di lapangan setelah Caicedo diusir.

Tercatat empat pemain Arsenal mendapat kartu kuning di babak pertama: Martín Zubimendi, Cristhian Mosquera, Riccardo Calafiori, dan Piero Hincapié.

“Setelah pengusiran Caicedo, kami ingin menenangkan permainan. Tapi kami tidak bisa melakukannya. Kami punya empat kartu kuning. Jelas pemain-pemain itu terus ditargetkan (dilanggar/diprovokasi) untuk mencoba menyeimbangkan permainan dalam hal jumlah pemain,” tuding Arteta.

Akibat tensi tinggi tersebut, Arteta bahkan menarik keluar Riccardo Calafiori saat jeda babak pertama dan menggantinya dengan Myles Lewis-Skelly untuk menghindari risiko kartu merah susulan.

Ringkasan Laga

Dalam laga derbi London yang panas ini, Chelsea sempat unggul lebih dulu lewat gol Trevoh Chalobah pada menit ke-48 meski bermain dengan 10 orang. 

Namun, Arsenal berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Mikel Merino jelang satu jam laga berjalan, memaksa kedua tim berbagi satu poin.

Topik
Komentar

Visited 3 times, 1 visit(s) today