Fabregas Diserang Fans Senegal Usai Assane Diao Cedera di Laga Roma vs Como

Fabregas Diserang Fans Senegal Usai Assane Diao Cedera di Laga Roma vs Como

Pelatih Como 1907, Cesc Fabregas, menjadi sasaran kemarahan fans Senegal setelah penyerang muda Assane Diao mengalami cedera dalam laga Serie A melawan AS Roma di Stadion Olimpico, Senin (15/12) malam waktu setempat. Cedera tersebut membuat peluang Diao tampil di Piala Afrika 2025 terancam, memicu reaksi keras dari publik Senegal di media sosial.

Como harus menelan kekalahan tipis 0-1 dari Roma lewat gol tunggal Wesley Franca. Namun, hasil pertandingan bukan satu-satunya pukulan bagi tim tamu. Como juga kehilangan Diao yang terpaksa ditarik keluar pada menit ke-37 setelah terlihat menahan rasa sakit dan meninggalkan lapangan dengan terpincang-pincang.

Cedera ini menjadi alarm serius mengingat riwayat kebugaran Diao sepanjang 2025. Pemain berusia 20 tahun itu sempat absen cukup lama akibat patah tulang metatarsal pada awal tahun. Setelah pulih, ia kembali mengalami masalah hamstring yang membuatnya melewatkan dua pertandingan liga pada November. 

Baru beberapa pekan kembali merumput, Diao kini kembali dibekap cedera otot yang menempatkan partisipasinya di Piala Afrika dalam tanda tanya besar.

Situasi tersebut memicu amarah fans Senegal yang menilai Fabregas ceroboh karena tetap menurunkan Diao sebagai starter, hanya beberapa hari sebelum turnamen antarnegera Afrika itu dimulai. 

Di berbagai platform media sosial, khususnya Instagram, Fabregas mendapat serbuan komentar bernada penghinaan. Sebagian menyebut mantan gelandang Barcelona dan Arsenal itu “tidak bertanggung jawab”, sementara lainnya menggunakan kata-kata kasar yang lebih ekstrem. Bahkan, terdapat komentar yang menyerang kehidupan pribadi Fabregas, termasuk menyasar istrinya.

Reaksi tersebut mencerminkan ketegangan klasik antara kepentingan klub dan tim nasional. Dari sudut pandang Como, Fabregas tengah menghadapi laga krusial yang berdampak langsung pada posisi tim di papan atas klasemen. 

Diao merupakan salah satu pemain kunci dalam skema serangan Como, sehingga keputusannya menurunkan sang pemain bisa dipahami dari konteks kompetisi domestik. Namun bagi publik Senegal, risiko cedera terhadap aset penting tim nasional dianggap terlalu besar.

Hingga kini, pihak Como belum merilis laporan medis resmi terkait tingkat keparahan cedera Diao. Tim medis Senegal dipastikan akan memantau perkembangan sang pemain dengan ketat sebelum mengambil keputusan akhir terkait partisipasinya di Piala Afrika.

Kasus ini menempatkan Fabregas dalam sorotan tajam, sekaligus kembali menegaskan betapa rapuhnya keseimbangan antara tuntutan klub dan ekspektasi negara, terutama ketika turnamen besar internasional sudah di depan mata.

Visited 2 times, 1 visit(s) today