Chivu: Penyesalan Inter Bukan Kalah Lawan Arsenal

Chivu: Penyesalan Inter Bukan Kalah Lawan Arsenal

Ibnu Medium.jpeg

Rabu, 21 Januari 2026 – 08:15 WIB

Pelatih FC Internazionale, Cristian Chivu, berinteraksi dengan Petar Sucic dari FC Internazionale selama pertandingan Fase Liga UEFA Champions League 2025/26 pekan ke-7 antara FC Internazionale Milano dan Arsenal FC di Stadion San Siro pada 20 Januari 2026 di Milan, Italia. (Foto: Marco Luzzani/Getty Images)

Pelatih FC Internazionale, Cristian Chivu, berinteraksi dengan Petar Sucic dari FC Internazionale selama pertandingan Fase Liga UEFA Champions League 2025/26 pekan ke-7 antara FC Internazionale Milano dan Arsenal FC di Stadion San Siro pada 20 Januari 2026 di Milan, Italia. (Foto: Marco Luzzani/Getty Images)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, menegaskan bahwa penyesalan terbesar timnya di Liga Champions musim ini bukanlah kekalahan dari Arsenal, melainkan hasil buruk pada laga-laga sebelumnya. Hal itu disampaikan Chivu usai Inter tumbang 1-3 dari Arsenal pada matchday ketujuh fase liga Liga Champions 2025/26 di Stadion San Siro.

Inter kembali gagal memetik poin penuh di laga besar Eropa. Dua gol Gabriel Jesus dan satu gol penutup dari Viktor Gyokeres memastikan kemenangan Arsenal, meski Inter sempat menyamakan kedudukan lewat gol Petar Sucic. Kekalahan ini menjadi yang ketiga secara beruntun bagi Nerazzurri di Liga Champions, setelah sebelumnya takluk dari Atletico Madrid dan Liverpool.

Chivu mengakui Arsenal tampil lebih siap dan memiliki kedalaman skuad yang mengesankan. Namun, ia menolak menyebut laga ini sebagai sumber penyesalan utama Inter. 

“Penyesalan saya bukan soal pertandingan malam ini, tapi laga-laga sebelumnya. Kami sudah berkembang sejak saat itu,” ujar Chivu kepada Sky Sport Italia.

Menurut Chivu, Arsenal unggul dalam intensitas, kecepatan, dan kualitas teknik, terutama dalam memanfaatkan ruang dan duel-duel kedua. Ia menilai timnya sebenarnya masih mampu bersaing, khususnya di babak pertama. 

“Pada skor 1-1, kami punya peluang untuk mencetak gol lagi. Situasi seperti itu bisa mengubah psikologi pertandingan, meski tentu tidak menjamin kemenangan,” katanya.

Salah satu momen krusial laga ini datang dari situasi bola mati Arsenal. Skema sepak pojok The Gunners kembali memakan korban, ketika Inter gagal mengantisipasi pergerakan di tiang jauh akibat zonal marking yang diterapkan. Gol kedua Arsenal yang lahir dari situasi tersebut dinilai Chivu sebagai hasil dari detail kecil yang merugikan timnya.

Memasuki babak kedua, Chivu melihat perubahan pendekatan dari Arsenal. Tim asal London itu bermain lebih rendah, lebih disiplin, dan memaksimalkan kekuatan fisik serta opsi pemain dari bangku cadangan. “Mereka sedikit lebih rendah hati di babak kedua, lebih fokus, dan tetap berbahaya. Itu menunjukkan kualitas dan kedalaman skuad mereka,” ujarnya.

Kekalahan ini membuat Inter terlempar dari posisi delapan besar klasemen sementara fase liga, zona yang menjamin tiket otomatis ke babak 16 besar. Meski demikian, Chivu menegaskan timnya siap jika harus menempuh jalur play-off. “Kami akan lihat klasemen besok. Jika harus melalui play-off, itu bukan masalah,” katanya.

Pelatih asal Rumania itu juga menyinggung kesulitan Inter saat menghadapi klub-klub elite, baik di Serie A, Supercoppa, maupun Liga Champions. Namun, ia tetap melihat sisi positif. 

“Melawan Atletico dan Liverpool, kami kurang matang. Jika kami bermain dengan sikap seperti malam ini, hasilnya bisa berbeda. Pengalaman-pengalaman itu membantu kami tumbuh,” ujar Chivu.

Chivu menutup dengan keyakinan bahwa Inter berada di jalur yang benar, meski prosesnya tidak mudah. “Kami harus berani bermain terbuka, meski tahu risikonya besar saat menghadapi pemain seperti Saka atau Trossard. Saya membawa pulang keberanian dan perkembangan tim dari laga ini,” pungkasnya.

Inter Milan, Arsenal, Liga Champions, UCL 202526, Cristian Chivu, Gabriel Jesus, Viktor Gyokeres, Petar Sucic, San Siro, Nerazzurri, hasil Liga Champions

Visited 4 times, 1 visit(s) today