Penyerang Arema FC Joel Vinicius (kiri) dan pelatih Marcos Santos, dalam sesi jumpa pers jelang laga kontra Persija Jakarta, di Stadion Utama GBK, Jakarta, Sabtu (7/2/2026). (Foto: Harris Muda/Inilah.com)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Pelatih Arema FC, Marcos Santos berbicara mengenai geliat transfers Persija Jakarta diparuh musim Super League 2025/2026.
Salah satu rekrutan yang mencuri perhatian adalah Jean Mota, gelandang asal Brasil yang pernah menjadi rekan setim Lionel Messi di Inter Miami.
Bagi Marcos Santos, nama Jean Mota bukan sosok asing. Keduanya pernah bekerja sama saat Marcos masih menukangi tim Brasil, Fortaleza medio 2016 silam. Dalam periode tersebut, Mota merupakan salah satu pemain penting dalam skema permainan Marcos.
Marcos berujar, Mota awalnya berposisi sebagai bek kiri. Namun, di bawah arahannya, pemain berusia 32 tahun itu mengalami perubahan peran menjadi seorang gelandang, posisi yang kemudian mengangkat namanya hingga direkrut oleh tim besar seperti Santos FC.
“Pertama, mengenai Jean Mota, saya mengenalnya dengan sangat baik. Sayalah yang mengorbitkan namanya ke kancah nasional saat dia dijual ke Santos. Saya tahu persis kualitas yang ia miliki,” kata Marcos dalam sesi jumpa pers jelang laga kontra Persija di Stadion Utama GBK, Sabtu (7/2/2026).
“Saya yang mengubah posisinya, dulu dia adalah seorang bek kiri, dan sayalah yang menempatkannya di posisi gelandang,” katanya lagi.
Marcos menegaskan, dirinya tahu betul kualitas Mota. Sebab itu, ia menilai pemain kelahiran Sao Paulo itu akan memberikan kontribusi positif bersama Macan Kemayoran.
“Jadi, saya tahu kualitasnya, dan menurut saya dia adalah rekrutan yang luar biasa bagi Persija, dia datang untuk memberikan kontribusi besar,” ujar Marcos.
Lebih jauh, Marcos menilai kedatangan Mota membuat Persija semakin solid dalam persaingan papan atas Super League musim ini. Ia menyebut Macan Kemayoran kini tampil sebagai salah satu kandidat kuat peraih gelar juara.
“Persija telah memperkuat skuadnya. Mereka adalah tim yang sudah kuat, dan kini menjadi jauh lebih kuat dengan adanya pemain-pemain baru. Mereka akan bersaing memperebutkan gelar juara,” katanya.
Selain faktor kedalaman skuad yang mumpuni, pelatih kelahiran Santos, Brasil, itu menilai Persija juga memiliki basis suporter yang sangat besar. Modal bagus untuk sebuah tim yang musim ini berambisi meraih gelar liga.
“Saya tidak ragu bahwa Persija, didukung oleh basis suporter mereka yang sangat besar dan atmosfer yang sangat kuat di sini, saat bermain di Jakarta, mereka akan bertarung demi gelar juara, sebagaimana yang telah mereka tunjukkan sejak pekan pertama,” katanya.
Duel big match Super League 2025/26 pekan ke-20 antara Persija versus Arema FC akan berlangsung berlangsung, Minggu (8/2/2026) di Stadion Utam GBK, Jakarta.














