Bek Persija Jordi Amat saat melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Malut United di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Selasa (24/2/2026).(Foto: ileague.id)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Persija Jakarta kembali menunjukkan tajinya saat bertandang ke markas Malut United di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Selasa (24/2/2026). Sempat unggul dua gol lebih dulu, Macan Kemayoran akhirnya mengunci kemenangan dengan skor 3-2.
Hasil tersebut menjadi kemenangan kedua Persija di kandang Naga Gamalama. Pada musim sebelumnya, Macan Kemayoran juga sukses mencuri poin penuh dengan kemenangan 1-0 di Ternate, sebelum kedua tim bermain imbang tanpa gol pada pertemuan berikutnya.
Meski mencatatkan rekor impresif di markas Malut, pelatih Persija Mauricio Souza menegaskan dirinya tidak ingin terlena oleh catatan masa lalu. Ia menilai setiap pertandingan memiliki cerita dan dinamika berbeda.
“Ya, seperti yang saya katakan. Ini pertandingan yang baru, dengan tim yang berbeda dan pemain yang berbeda. Malut adalah tim yang sangat kuat, dan kami datang ke sini serta memainkan pertandingan yang bagus,” kata Souza.
Souza menilai timnya tampil sangat baik di babak pertama saat unggul 2-0. Malah seharusnya Persija menurut dia, mampu mencetak lebih banyak gol untuk mengamankan laga lebih cepat.
“Saya rasa di babak pertama kami punya segalanya untuk mencetak skor yang lebih besar. Saat jeda, saya sudah mengingatkan para pemain bahwa kami perlu menambah gol,” ucapnya.
“Karena jika Malut mencetak satu gol saja, stadion akan memanas dan mereka akan memasukkan banyak pemain ke area pertahanan kami untuk mencoba menyamakan kedudukan,” kata dia lagi.
Menurutnya, situasi tersebut sempat terjadi setelah Malut berhasil memperkecil ketertinggalan 2-1 lewat aksi Ciro Alves pada menit ke-77.
Beruntung, Macan Kemayoran langsung merespons lewat gol apik Fabio Calonego yang membuat tim tamu kembali menjauh 3-1.
Namun, Malut United belum menyerah. Pada menit ke-81, David da Silva sukses membobol gawang Andritany Ardhiyasa dan memangkas jarak.
Meski demikian, Persija mampu menjaga keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan. Skor 3-2 menjadi penutup laga, sekaligus memastikan tiga poin penting bagi Macan Kemayoran.
“Pada akhirnya kami melakukan beberapa kesalahan yang seharusnya tidak terjadi, tetapi hal seperti itu akan selalu ada dalam pertandingan. Kami harus terus memperbaiki hal-hal yang belum kami lakukan dengan baik,” tutupnya.














