Bantah PHK dan Pekerja Mie Sedap Dirumahkan, Kemenperin Mendadak Jadi Jubir PT Karunia Alam Segar

Bantah PHK dan Pekerja Mie Sedap Dirumahkan, Kemenperin Mendadak Jadi Jubir PT Karunia Alam Segar

Iwan Medium.jpeg

Kamis, 26 Februari 2026 – 18:08 WIB

Juru Bicara Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Febri Hendri Antoni Arif. (Foto: ANTARA/HO-Kemenperin).

Juru Bicara Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Febri Hendri Antoni Arif. (Foto: ANTARA/HO-Kemenperin).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menegaskan tidak ada Pemutusan Hubugan Kerja (PHK) di pabrik Mie Sedaap, Gresik, Jawa Timur. Memang ada pengurangan pekerja outsourcing, seiring normalisasi produksi setelah lonjakan permintaan musiman.

Juru Bicara Kemenperin, Febri Hendri Antoni Arif ditemui di Jakarta, Kamis (26/2/2026), mengatakan Kemenperin telah meminta penjelasan langsung kepada industri yang bersangkutan. Sebelumnya, perusahaan memutuskan untuk meningkatkan kapasitas produksi menjelang Lebaran, karena ada lonjakan permintaan. Untuk memenuhi kenaikan itu, perusahaan merekrut pekerja outsourcing.

“Mereka meningkatkan produksinya menjelang hari besar keagamaan, dan untuk peningkatan produksi itu, perusahaan Mie Sedaap merekrut tenaga kerja outsourcing, bukan pekerja permanen. Dan, produksi itu sebagaimana dengan produksi industri makanan minuman yang menghadapi demand seasonal,” ujarnya.

Febri menjelaskan, pola serupa lazim terjadi di sejumlah industri padat karya, termasuk industri makanan dan minuman maupun tembakau. Di industri tembakau, misalnya, penyerapan tenaga kerja meningkat saat musim panen dan produksi sedang tinggi. Setelah masa produksi selesai, tenaga kerja tambahan yang bersifat sementara biasanya dihentikan sesuai kontrak.

Sebelum hari raya keagamaan, kata dia, industri umumnya telah meningkatkan produksi sekitar dua bulan sebelumnya untuk mengantisipasi lonjakan permintaan, dengan puncak produksi terjadi sekitar sebulan sebelum perayaan.

Setelah periode tersebut, kata Febri, volume produksi kembali ke tingkat normal. Sebelumnya, beredar informasi di media sosial bahwa sekitar 400 pekerja di perusahaan produsen Mie Sedaap dirumahkan beberapa hari sebelum memasuki bulan Ramadan.

Dalam suatu unggahan di media sosial, ratusan pekerja tersebut mendapat informasi PHK hanya melalui pesan WhatsApp. Padahal kontrak kerja dari ratusan pekerja itu masih berjalan.

PT Karunia Alam Segar (KAS), produsen Mie Sedaap, memastikan operasional pabriknya tetap berjalan normal dan tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawan di pabrik Mie Sedaap Gresik, Jawa Timur.

Human Resources & General Affairs PT Karunia Alam Segar, Peter Sindaru dalam pernyataan diterima di Jakarta, Rabu (25/2) menyampaikan bahwa kegiatan produksi berlangsung sesuai perencanaan, dan tetap menyesuaikan dengan dinamika permintaan pasar sebagai bagian dari industri manufaktur padat karya.

PT KAS menegaskan bahwa sumber daya manusia merupakan salah satu aset terpenting perusahaan, sehingga perusahaan berkomitmen menjalankan praktik ketenagakerjaan sesuai regulasi yang berlaku.

“PT KAS tetap berjalan normal secara operasional dan ketenagakerjaan, tidak ada PHK maupun karyawan yang dirumahkan,” ujar dia.
 

Visited 7 times, 1 visit(s) today