Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono memberikan keterangan kepada wartawan terkait kebijakan diskon transportasi bagi pemudik pada Lebaran 2026. (Foto: Inilah.com/Vonita).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyoroti dampak serius konflik Timur Tengah terhadap stabilitas dalam negeri.
AHY mengecam serangan Israel ke Iran yang dinilai berpotensi mengganggu keamanan global dan memicu krisis ekonomi di Indonesia.
Dia menegaskan bahwa ketegangan internasional ini membawa pengaruh besar bagi banyak negara.
“Lihatlah dunia kita hari ini, banyak sekali konflik, bahkan perang. Bapak Ibu tahu apa yang terjadi di Timur Tengah, sungguh memilukan. Kita sungguh mengecam siapapun yang telah membuat dunia kita menjadi tidak stabil, tidak aman, tidak nyaman, dampaknya besar,” tegas AHY di Masjid Babah Alun Desari, Jakarta Selatan, Rabu (11/3/2026).
Menurut AHY, meski secara geografis jauh, serangan balasan antara Israel dan Iran akan menciptakan instabilitas yang merembet hingga ke kawasan Asia Tenggara, terutama dari sisi ekonomi.
“Itu akan menciptakan instabilitas. Dunia bukan hanya di Timur Tengah, tapi dunia termasuk kawasan kita Indonesia ini, Asia Tenggara ini juga kena dampak. Yang paling mungkin terjadi apa dampaknya? Dampak ekonomi,” ujarnya.
Sektor energi menjadi perhatian utama. AHY menjelaskan bahwa keberadaan Selat Hormuz di wilayah tersebut adalah kunci distribusi minyak dunia. Jika jalur transportasi ini terganggu akibat perang, harga minyak mentah dipastikan akan melonjak.
“Kalau (Selat Hormuz) itu diblokade karena perang, maka akan menghambat transportasi energi, minyak dunia, dan mengakibatkan akan meningkat harganya, naik harganya, mahal,” ungkap AHY.
Kenaikan harga minyak dunia ini dikhawatirkan akan memicu kenaikan harga BBM di dalam negeri, yang kemudian berdampak pada harga kebutuhan pokok masyarakat. AHY menyebut pemerintah saat ini berupaya keras melindungi warga dari efek domino tersebut.
“Ini yang sedang berusaha sekuat tenaga pemerintah atasi. Jangan sampai perangnya di sana, dampaknya harus kita yang rasakan. Ini adalah sesuatu yang tidak mudah, mohon doanya, karena para pemimpin, pemerintah punya tanggung jawab yang besar untuk bisa melindungi masyarakat Indonesia. Terutama melindungi masyarakat yang lemah, yang membutuhkan bantuan agar tidak terlalu terdampak secara ekonomi,” pungkasnya.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.










