Mendes Yandri Dorong Keseriusan Semua Pihak dalam Pemutakhiran DTSEN

Mendes Yandri Dorong Keseriusan Semua Pihak dalam Pemutakhiran DTSEN

Nebby Medium.jpeg

Jumat, 13 Maret 2026 – 02:31 WIB

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto memberikan sambutan dalam Sosialisasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di Kabupaten Serang, Banten, Kamis (12/3/2026), yang bertujuan memperkuat pemutakhiran data untuk mendukung penyaluran bantuan tepat sasaran. (Foto: Dok Kemendes).

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto memberikan sambutan dalam Sosialisasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di Kabupaten Serang, Banten, Kamis (12/3/2026), yang bertujuan memperkuat pemutakhiran data untuk mendukung penyaluran bantuan tepat sasaran. (Foto: Dok Kemendes).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto meminta seluruh pihak terlibat secara serius dalam proses pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Menurut dia, data yang akurat menjadi dasar penting bagi pemerintah dalam merancang kebijakan pembangunan sekaligus menyalurkan bantuan kepada masyarakat.

Yandri mengatakan data yang mutakhir akan membantu pemerintah pusat memastikan program bantuan dan pembangunan berjalan tepat sasaran, khususnya di wilayah desa.

“Ini adalah kata kunci kita untuk tepat sasaran untuk memberikan bantuan. Tepat sasaran dalam membangun desa, tepat sasaran dalam pemberdayaan dan lain sebagainya. Karena data ini sangat dinamis, ada yang meninggal, ada yang lahir. Ada yang miskin ada yang udah gak miskin,” ujar Yandri saat memberikan sambutan dalam acara Sosialisasi DTSEN di Pondok Pesantren Bai Mahdi Sholeh Ma’mun, Kabupaten Serang, Banten, Kamis (12/3/2026).

Ia menambahkan, kerja sama antara Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dengan Kementerian Sosial menjadi faktor penting untuk mempercepat penanganan kemiskinan ekstrem. Kolaborasi tersebut juga diperlukan untuk memastikan validitas data penerima bantuan serta memperkuat program pemberdayaan masyarakat desa.

Menurut Yandri, sinergi antarkementerian menjadi langkah konkret agar bantuan sosial dapat tersalurkan secara tepat sasaran. Selain itu, integrasi antara pendamping desa dan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) juga diharapkan dapat meningkatkan efektivitas program pemberdayaan masyarakat.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto (kiri) bersama Menteri Sosial Saifullah Yusuf menghadiri Sosialisasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di Pondok Pesantren Bai Mahdi Sholeh Ma'mun, Kabupaten Serang, Banten, Kamis (12/3/2026). (Foto: Kemendes).
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto (kiri) bersama Menteri Sosial Saifullah Yusuf menghadiri Sosialisasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di Pondok Pesantren Bai Mahdi Sholeh Ma’mun, Kabupaten Serang, Banten, Kamis (12/3/2026). (Foto: Kemendes). 

“Alhamdulillah kami dari Kemendes bersama Kemensos hari ini berkolaborasi program prioritas Bapak Presiden. Kenapa kolaborasi? Karena tidak mungkin kita lakukan dengan sendiri-sendiri. Karena kalau sendiri-sendiri berat, termasuk data,” kata mantan Wakil Ketua MPR RI tersebut.

Lebih lanjut, Yandri menjelaskan bahwa pemerintah telah menetapkan DTSEN sebagai acuan utama bagi seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah melalui Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025. Kebijakan tersebut bertujuan agar tidak lagi terjadi perbedaan data antarinstansi dalam penyaluran bantuan maupun perencanaan program sosial.

Ia menilai ketidakakuratan data dapat berdampak pada salah sasaran dalam penyaluran bantuan, yakni ketika masyarakat yang berhak justru tidak menerima bantuan, sementara pihak yang mampu mendapatkannya.

“Alhamdulillah Presiden Prabowo menerbitkan Inpres Nomor 4 Tahun 2025, tentang Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional, yang insyaallah akurasinya ini bisa dipertanggungjawabkan, bisa divalidkan,” ujar Yandri.

Acara sosialisasi tersebut juga dihadiri Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Bupati Serang Ratu Rachmatu Zakiyah, serta jajaran pimpinan tinggi madya dan pratama dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal serta Kementerian Sosial, bersama sejumlah organisasi perangkat daerah setempat.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Visited 5 times, 1 visit(s) today