Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Putri KW membungkam tuan rumah Jepang Natsuki Nidaira di babak 32 besar Japan Open 2025 di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Tokyo, Rabu (16/07/2025). (Foto: Antara)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Tunggal putri andalan Indonesia, Putri Kusuma Wardani, sukses melangkah ke babak semifinal BWF World Tour Super 300 Swiss Open 2026. Tiket empat besar ini diraih usai menundukkan wakil Thailand, Pitchamon Opatniputh, melalui pertarungan ketat dua gim langsung 21-18, 21-19 pada perempat final di St. Jakobshalle, Basel, Jumat (13/3) waktu setempat.
Kemenangan ini diraih dengan perjuangan ekstra, terutama saat memasuki gim kedua. Berstatus sebagai unggulan pertama turnamen, Putri mengaku bersyukur dan tidak menyangka bisa membalikkan keadaan setelah sempat tertinggal poin cukup jauh dari lawannya.
“Untuk keseluruhan tidak menyangka bisa ambil gim kedua karena dari awal sudah tertinggal jauh,” ujar Putri dalam keterangan resmi PP PBSI, Sabtu.
Kunci Ketenangan Keluar dari Tekanan
Putri mengakui bahwa Opatniputh tampil sangat solid di laga tersebut. Wakil Thailand itu dinilai mampu memaksimalkan keunggulan postur tubuh dan jangkauannya untuk menetralisir serangan. Selain itu, lawannya juga cerdik mengatur tempo dengan memperlambat pola permainan di gim kedua.
“Dia bermain sangat baik. Dengan postur yang tinggi dan jangkauan panjang, jadi kalau saya menyerang atau mengembalikan bola, dia cukup tenang untuk menetralkan. Pertahanan dia di gim kedua juga sudah lebih siap, selain itu dia juga melambatkan pola permainan,” ungkap Putri.
Kunci kemenangan Putri KW terletak pada ketenangannya di momen krusial. Alih-alih terburu-buru melancarkan serangan balik saat tertinggal poin, ia memilih untuk bermain lebih sabar dan mengandalkan variasi pukulan.
“Saya cukup senang bisa keluar dari tekanan yang ada di lapangan tadi. Cukup berat mengejar banyak poin ketinggalan, tapi dengan coba sabar dan tidak buru-buru menyerang serta mencoba variasi pukulan panjang,” tambahnya.
Tatap Laga Berat Kontra Nozomi Okuhara
Pada babak semifinal, ujian berat telah menanti. Putri dijadwalkan menantang tunggal putri sarat pengalaman asal Jepang, Nozomi Okuhara. Ia pun menyadari bahwa laga perebutan tiket final ini akan kembali menguras stamina.
“Besok lawan Okuhara yang pasti harus siap capek lagi seperti hari ini dan kemarin. Pasti bolanya juga akan lebih sulit dan tidak gampang mati. Dia punya spekulasi-spekulasi yang cukup baik,” tegasnya.
Di sela-sela ketatnya persaingan kompetisi, Putri mengaku sangat menikmati suasana dan lingkungan selama berada di Swiss yang membantunya menjaga suasana hati. “Swiss negara yang cukup bagus dan udaranya bersih. Cukup menyenangkan bisa ada di sini,” tutupnya.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.













