Indonesia Pasang Target 5 Medali Esports di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya

Indonesia Pasang Target 5 Medali Esports di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya

Ibnu Medium.jpeg

Jumat, 17 April 2026 – 08:15 WIB

 Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. (Foto: X/19thAGofficial)

Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. (Foto: X/19thAGofficial)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Pengurus Besar Esports Indonesia (Pengurus Besar Esports Indonesia) memasang target minimal lima medali pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. Target itu ditetapkan dari sembilan nomor pertandingan yang diikuti Indonesia dari total 11 nomor yang dipertandingkan.

Ketua Harian PB ESI, Bambang Sunarwibawa, menyebut angka tersebut sebagai target realistis berbasis peluang yang tersedia. 

“Kita ada sembilan nomor pertandingan di Asian Games. Dari sembilan nomor ini minimal lima kita mendapatkan medali untuk kita bawa ke negara kita,” kata Bambang di Jakarta, Kamis (16/4).

Indonesia memilih fokus pada sembilan nomor, yakni Gran Turismo 7, eFootball, PUBG Mobile, nomor Martial Arts yang meliputi Street Fighter 6, Tekken 8, dan The King of Fighters XV, serta Pokémon Unite, Honor of Kings, Naraka: Bladepoint, dan Mobile Legends: Bang Bang. Sementara dua nomor lain, League of Legends dan Puyo Puyo Champions, tidak diikuti.

Pelatih kepala tim nasional esports Indonesia, Richard Permana, menilai beberapa nomor memiliki peluang podium berdasarkan analisis awal. “Di atas kertas kita punya nomor favorit, misalnya Mobile Legends, kita cukup percaya diri bisa finis di podium. Lalu ada PUBG Mobile, Naraka, eFootball, dan kemungkinan juga Gran Turismo,” ujar Richard.

Meski demikian, ia menekankan bahwa persaingan di level Asia tidak bisa dianggap ringan. Negara seperti Jepang, China, dan Korea Selatan menjadi lawan utama di hampir semua nomor. Selain itu, ketidakpastian jumlah dan komposisi peserta di tiap nomor menjadi tantangan tersendiri.

“Karena kita belum tahu, biasanya di multievent kita tidak tahu negara mana saja yang entry by number,” kata Richard.

PB ESI saat ini memfokuskan persiapan melalui pemusatan latihan nasional untuk meningkatkan performa atlet menuju puncak kompetisi pada September 2026. Program ini diarahkan untuk mengoptimalkan kemampuan teknis dan kesiapan mental atlet.

“Kita develop di National Training Camp agar atlet bisa mencapai peak performance mereka di Aichi Nagoya nanti,” ujar Richard.

Selain persiapan teknis, Indonesia juga masih harus melalui babak kualifikasi di sejumlah nomor seperti Honor of Kings, PUBG Mobile, Mobile Legends, Naraka, dan Identity V. Artinya, jalan menuju podium belum sepenuhnya terbuka.

Asian Games 2026 menjadi momentum pembuktian bagi Indonesia setelah gagal meraih medali pada edisi 2023 di Hangzhou. Target lima medali kini menjadi tolok ukur keberhasilan pembinaan esports nasional di level Asia.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Visited 7 times, 1 visit(s) today