Petenis ganda putri Indonesia Aldila Sutjiadi membongkar resep manis kemenangan bersama Janice Tjen atas pasangan unggulan keenam Madrid Open 2026, Cristina Bucsa/Nicole Melichar-Martinez. Strategi matang, permainan solid, dan minimnya kesalahan dinilai jadi tiga senjata utama yang membawa duet Merah Putih melaju ke perempat final.
Bertanding di Lapangan 5 La Caja Magica, Madrid, Minggu (26/4/2026) malam WIB, Aldila/Janice sukses menundukkan ganda Spanyol-AS itu dalam dua set langsung 6-4, 6-2. Kemenangan diraih hanya dalam tempo 1 jam 17 menit—sekaligus melunasi dendam dari dua kekalahan sebelumnya.
Sudah Hapal Karakter Lawan
Aldila tak memungkiri bahwa kemenangan ini bukan datang dari ruang hampa. Ia bersama Janice telah dua kali jatuh di tangan Bucsa/Melichar-Martinez dalam beberapa bulan terakhir, sehingga sudah memetakan secara cermat gaya main lawan.
“Kami berdua bermain sangat baik hari ini, strategi kami dari awal bagus, dan kita bisa terus memimpin momentum dari awal sampai akhir set,” ujar Aldila dikutip dari Antara, Senin (27/4/2026).
“Jadi memang hari ini kita sudah tahu kelebihan dan kekurangan mereka karena kita sudah pernah tanding melawan mereka,” imbuhnya.
“Dan, kita juga bermain solid dan tidak banyak melakukan kesalahan dan bisa mengambil banyak deuce point di set pertama dan kedua.”
Dua Kekalahan Sebelumnya Jadi Bahan Bakar
Aldila terakhir kali berhadapan dengan Bucsa/Melichar-Martinez di babak kedua Australian Open 2026 awal tahun ini. Kala itu, ia berpasangan dengan petenis Spanyol Giuliana Olmos dan harus menyerah dua set 1-6, 6-7(8).
Sementara Janice mengalami nasib serupa saat berpasangan dengan petenis Taipei Chan Hao-ching pada babak 16 besar WTA 1000 Indian Wells bulan lalu. Janice/Chan tumbang lewat pertarungan tiga set ketat 7-6(10), 4-6, 5-10.
Catatan kelam itulah yang menjadi bahan bakar duet Indonesia untuk tampil tanpa kompromi di Madrid.
Statistik Dominan, Servis Aldila Jadi Andalan
Statistik resmi WTA mencatat dominasi Aldila/Janice di hampir seluruh aspek permainan. Pasangan Indonesia hanya mencatatkan dua double fault, lebih sedikit ketimbang lawan yang mengoleksi tiga.
Tak hanya itu, Aldila/Janice sukses mengonversi lima dari sembilan break point—jauh lebih efektif dibanding pasangan Spanyol-AS. Persentase servis pertama Aldila/Janice mencapai 67,3 persen, dengan tingkat kemenangan poin dari servis pertama tembus 69,7 persen.
Servis keras Aldila bahkan menjadi senjata pamungkas yang menutup set kedua dengan skor 6-2.
Tantangan Berat di Perempat Final
Langkah peraih medali emas ganda putri SEA Games 2025 Thailand itu di delapan besar dipastikan tak akan mudah. Aldila/Janice akan berhadapan dengan duet veteran Vera Zvonareva (Rusia)/Laura Siegemund (Jerman).
Pasangan ganda berpengalaman itu baru saja membuat kejutan dengan menyingkirkan unggulan teratas Jasmine Paolini/Sara Errani di babak 16 besar. Pertarungan sengit di lapangan tanah liat La Caja Magica pun tinggal menghitung hari.











