Bruno Fernandes menyamakan rekor assist terbanyak dalam satu musim Premier League setelah mencatatkan assist ke-20 musim ini dalam kemenangan Manchester United 3-2 atas Nottingham Forest di Old Trafford, Minggu.
Momen bersejarah itu terjadi pada menit ke-76 ketika umpan silang Fernandes di kotak penalti diselesaikan Bryan Mbeumo. Dengan torehan itu, kapten United menyamai rekor yang selama ini dipegang bersama oleh Thierry Henry bersama Arsenal pada musim 2002-03 dan Kevin De Bruyne bersama Manchester City pada musim 2019-20.
“Semua orang tahu betapa pentingnya saya bisa mencetak setidaknya satu assist lagi. Mereka sudah berusaha keras untuk mencetak gol dari umpan saya,” kata Fernandes kepada Sky Sports. “Mungkin ada beberapa momen hari ini di mana saya seharusnya mengoper bukan menembak. Saya sangat senang dengan assist ini, tapi lebih dari itu, saya senang dengan kemenangan dan mengakhiri musim dengan baik.”
Rekor dengan Catatan Kaki
Menarik dicatat, dari 20 assist Fernandes musim ini, hanya 10 yang berasal dari permainan terbuka. Sebagai perbandingan, Henry mencetak 18 dari open play dan De Bruyne 17 — mencerminkan betapa pentingnya situasi bola mati bagi kontribusi Fernandes musim ini.
Fernandes sebenarnya sempat mengira telah menyamakan rekor pada 3 Mei lalu saat United mengalahkan Liverpool 3-2, ketika sundulannya akhirnya dimasukkan Benjamin Sesko. Namun Opta, mitra statistik resmi Premier League, tidak menghitung itu sebagai assist karena kiper Liverpool Freddie Woodman sempat menyentuh bola sebelum bola mengenai Sesko.
Musim Terbaik Secara Pribadi
Di luar rekor assist, musim ini juga menjadi yang terbaik secara personal bagi Fernandes. Ia dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Tahun Ini versi Football Writers’ Association (FWA) 2026 — menjadi pemain United pertama yang meraih penghargaan itu sejak Wayne Rooney pada 2010. Fernandes meraih 45 persen suara wartawan sepak bola Inggris, mengungguli Declan Rice dari Arsenal dengan selisih hanya 28 suara.
United masih menyisakan satu laga musim ini — tandang ke Brighton pada hari terakhir kompetisi. Di sana, Fernandes punya kesempatan untuk melampaui rekor dan benar-benar mengukir sejarah Premier League sendirian.












