Sebuah pemandangan istimewa dan penuh nostalgia bagi pencinta sepak bola Tanah Air tersaji di ibu kota Korea Selatan. Dua sosok yang pernah mengarsiteki Tim Nasional (Timnas) Indonesia, Shin Tae-yong (STY) dan Patrick Kluivert, tertangkap kamera sedang bercengkerama hangat.
Momen langka pertemuan kedua juru taktik tersebut terjadi di sela-sela pertandingan ekshibisi bertabur bintang yang mempertemukan skuad Legenda Liverpool melawan Legenda Barcelona. Laga persahabatan tersebut dihelat di Stadion Piala Dunia Seoul pada Sabtu (6/6/2026) waktu setempat.
Pertemuan dua figur yang memiliki ikatan sejarah kuat dengan skuad Garuda ini pertama kali diunggah dan diabadikan oleh akun Instagram @goalpost_asia. Dalam rekaman video pendek tersebut, STY dan Kluivert tampak berjabat tangan erat dan saling melempar senyum di pinggir lapangan.
Apa yang Diperbincangkan STY dan Kluivert?
Banyak penggemar yang penasaran dengan topik obrolan antara pelatih asal Korea Selatan tersebut dengan eks bomber maut Timnas Belanda itu. Menjawab rasa penasaran publik, STY membeberkan isi perbincangan singkatnya dengan Kluivert.
“Saya menyapanya, ‘Apa kabar?’. Saya bilang bahwa saya sangat senang bisa bertemu dengannya di sini. Saya juga berpesan agar dia berhati-hati jangan sampai cedera dan lakukan yang terbaik di lapangan,” ungkap pelatih yang akrab disapa Coach Shin tersebut.
Pesan STY tampaknya menjadi suntikan semangat tersendiri bagi Kluivert. Dalam laga ekshibisi yang menghibur penonton tersebut, skuad Legenda Blaugrana sukses melumat Legenda Liverpool dengan skor telak 8-3, di mana Kluivert turut menyumbangkan namanya di papan skor.
Benang Merah di Balik Estafet Kepelatihan Skuad Garuda
Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert memiliki kesamaan Curriculum Vitae (CV) yang unik, yakni sama-sama pernah menduduki kursi panas kepelatihan Timnas Indonesia pada periode krusial.
STY merupakan sosok yang membangun fondasi Timnas modern sejak ditunjuk pada akhir 2019 hingga pertengahan 2025. Selepas PSSI memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak Shin Tae-yong pada 2025, federasi kemudian menunjuk Patrick Kluivert sebagai suksesor untuk meneruskan tongkat estafet.
Keduanya juga memiliki andil dalam perjalanan panjang dan berliku Timnas Indonesia di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. STY berjasa membawa skuad Merah Putih merangkak dari kualifikasi fase pertama hingga pertengahan fase ketiga.
Setelah pergantian pelatih, Kluivert mengambil alih kemudi untuk menuntaskan sisa laga di fase ketiga dan sukses melangkah hingga fase keempat. Sayangnya, asa Indonesia untuk mencetak sejarah lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 harus kandas di tangan Kluivert. Skuad Garuda harus puas menjadi juru kunci grup pada fase keempat usai menelan kekalahan beruntun dari kekuatan besar Asia Timur Tengah, yakni Arab Saudi dan Irak.












