Petugas KPU menghitung logistik Pemilu 2029 berupa kotak suara berbahan kardus yang baru datang di gudang KPU, Malang, Jawa Timur, Kamis (1/11/2018). (Foto: Antara/Ari Bowo Sucipto)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
KPU Kota Jakarta Selatan mulai melakukan persiapan awal menghadapi tahapan verifikasi partai politik menuju Pemilu 2029.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar sosialisasi pemutakhiran data partai politik berkelanjutan melalui Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) Semester I Tahun 2026.
Kegiatan yang digelar di Jakarta itu dihadiri perwakilan partai politik di wilayah Jakarta Selatan bersama jajaran pimpinan dan anggota KPU Kota Jakarta Selatan. Forum tersebut menjadi sarana koordinasi awal antara penyelenggara pemilu dan partai politik menjelang tahapan verifikasi.
Persiapan ini dilakukan di tengah mulai bergeraknya berbagai elemen yang terlibat dalam proses demokrasi. Jika partai politik mulai memperkuat konsolidasi internal, penyelenggara pemilu juga berupaya memastikan seluruh tahapan dapat berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel.
Anggota KPU DKI Jakarta Dody Wijaya menegaskan pentingnya menjaga kualitas proses verifikasi partai politik. Menurutnya, tahapan tersebut menjadi fondasi penting dalam menghasilkan peserta pemilu yang kredibel.
“Proses verifikasi yang dilakukan secara berkualitas akan melahirkan peserta pemilu yang berkualitas pula, sehingga mampu memperkuat fondasi demokrasi,” kata Dody, Minggu (14/6/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Koordinator Divisi Teknis Penyelenggara KPU Kota Jakarta Selatan Fachmi Hidayat memaparkan mekanisme pemutakhiran data partai politik serta penggunaan berbagai fitur yang tersedia di Sipol.
Menurut Fachmi, pemahaman yang baik terhadap sistem tersebut akan membantu partai politik menghindari berbagai kendala administratif saat tahapan verifikasi berlangsung.
“Validitas data menjadi kunci penting dalam memastikan proses berjalan lancar dan akuntabel,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua KPU Kota Jakarta Selatan Muhammad Taqiyuddin mengatakan sosialisasi tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan pemahaman teknis peserta, tetapi juga memperkuat koordinasi antara KPU dan partai politik.
Ia menjelaskan pembaruan data kepengurusan maupun keanggotaan secara berkala melalui Sipol merupakan langkah strategis untuk menciptakan tata kelola administrasi pemilu yang lebih akurat dan transparan.
Menurutnya, data yang terus diperbarui akan memudahkan proses verifikasi sekaligus meningkatkan akuntabilitas penyelenggaraan pemilu.
Melalui sosialisasi tersebut, KPU Jakarta Selatan berharap proses verifikasi partai politik menjelang Pemilu 2029 dapat berjalan lebih tertib, kredibel, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Langkah ini juga diharapkan dapat mendukung penguatan kualitas demokrasi melalui proses administrasi pemilu yang semakin baik.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.











