Rekor Brasil Tumbang! Belanda Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026

Rekor Brasil Tumbang! Belanda Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026

Tim nasional Belanda mencatat sejarah baru setelah menghancurkan Swedia dengan skor telak 5-1 pada laga Grup F Piala Dunia FIFA 2026 di Houston, Sabtu (20/6) waktu setempat.

Kemenangan besar tersebut tidak hanya mengantarkan Oranje ke puncak klasemen sementara Grup F, tetapi juga membuat mereka memecahkan rekor dunia sebagai tim dengan rangkaian tak terkalahkan terpanjang dalam sejarah Piala Dunia.

Belanda kini mencatat 14 pertandingan beruntun tanpa kekalahan di Piala Dunia. Catatan itu melampaui rekor sebelumnya milik Brasil yang membukukan 13 laga tak terkalahkan antara edisi 1958 hingga 1966.

Menurut catatan FIFA, kekalahan terakhir Belanda di Piala Dunia terjadi saat takluk dari Spanyol pada final Piala Dunia 2010. Dalam statistik resmi FIFA, hasil adu penalti dihitung sebagai pertandingan imbang.

Pelatih Belanda Ronald Koeman menyebut kemenangan besar atas Swedia menjadi pesan kuat bagi para pesaing mereka di turnamen.

“Bisa jadi cara bermain kami membangun kepercayaan diri. Setelah hasil imbang pada pertandingan pertama, ada banyak tekanan kepada tim. Sekarang kami sedikit lebih tenang dan tim lain tahu bahwa kami bisa sangat berbahaya,” ujar Koeman.

Belanda tampil dominan sejak awal pertandingan. Penyerang Brian Brobbey menjadi bintang pada babak pertama setelah mencetak dua gol cepat yang membawa Oranje unggul 2-0 sebelum turun minum.

Pada babak kedua, giliran Cody Gakpo yang menunjukkan ketajamannya. Penyerang Liverpool tersebut mencetak dua gol tambahan untuk memperlebar keunggulan menjadi 4-0.

Swedia sempat memperkecil ketertinggalan melalui pemain pengganti Anthony Elanga. Namun Belanda menutup pesta gol lewat gol pemain cadangan lainnya, Crysencio Summerville.

Kekalahan 1-5 tersebut menjadi hasil terburuk Swedia di Piala Dunia sejak mereka dihajar Brasil 1-7 pada edisi 1950.

Koeman juga mendapat pembenaran atas keputusannya memasang Brobbey sebagai starter. Sebelum pertandingan ini, striker yang kini memperkuat Sunderland itu hanya mencetak satu gol dari 13 penampilan bersama tim nasional Belanda.

Meski demikian, Koeman menolak mengklaim keberhasilan tersebut sebagai kemenangan pribadi.

“Sebagai pelatih Anda selalu memiliki rencana dan terkadang hal-hal berjalan lebih baik daripada yang diperkirakan lawan. Itu bagian dari sepak bola,” kata mantan pelatih Barcelona tersebut.

Di sisi lain, pelatih Swedia Graham Potter mengakui timnya kalah kelas dari Belanda, meski menilai skor akhir sedikit terlalu berat bagi anak asuhnya.

“Mungkin ini pengalaman yang memang harus kami lalui. Kami memiliki tim muda yang sedang berkembang. Belanda bermain sangat baik dan pantas menang, tetapi kami tetap harus mengambil sisi positif dari pertandingan ini,” ujar Potter.

Kemenangan tersebut membuat Belanda mengoleksi empat poin dan memimpin klasemen Grup F. Pada laga terakhir fase grup, Oranje akan menghadapi Tunisia, sementara Swedia akan menjalani pertandingan hidup-mati melawan Jepang.

Dengan performa impresif serta rekor bersejarah yang baru saja mereka pecahkan, Belanda kini semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia 2026.

Visited 2 times, 2 visit(s) today