Pemerintah Indonesia Sampaikan Duka Cita Mendalam atas Gempa Dahsyat Venezuela

Pemerintah Indonesia Sampaikan Duka Cita Mendalam atas Gempa Dahsyat Venezuela

Ikhsan Medium.jpeg

Sabtu, 27 Juni 2026 – 22:55 WIB

Tim SAR terus mencari korban selamat di antara reruntuhan bangunan yang ambruk akibat gempa di kawasan San Bernardino, Caracas, Venezuela. (Foto: Anadolu Agency/Diko Betancourt)

Tim SAR terus mencari korban selamat di antara reruntuhan bangunan yang ambruk akibat gempa di kawasan San Bernardino, Caracas, Venezuela. (Foto: Anadolu Agency/Diko Betancourt)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Pemerintah Indonesia menyampaikan duka cita yang mendalam kepada pemerintah dan rakyat Venezuela atas bencana gempa bumi dahsyat yang melanda negara itu pada 24 Juni 2026.

“Kami juga menyampaikan duka cita kepada keluarga para korban dan seluruh masyarakat yang terdampak oleh tragedi ini,” kata Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melalui unggahan di akun resmi X, Sabtu (27/6/2026).

Pemerintah RI turut menyatakan solidaritas penuh kepada Venezuela yang kini tengah menghadapi masa-masa sulit akibat bencana alam tersebut.

“Kami yakin masyarakat Venezuela memiliki kekuatan dan ketangguhan untuk bangkit dan pulih kembali,” tulis Kemlu RI.

Gempa Terkuat dalam 125 Tahun Terakhir

Dua gempa beruntun yang masing-masing bermagnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang wilayah pesisir utara Venezuela pada Rabu (24/6/2026) malam. Guncangan ini tercatat sebagai gempa terkuat yang pernah melanda negara tersebut dalam kurun waktu lebih dari 125 tahun terakhir.

Berdasarkan data terbaru yang dikutip dari Anadolu Agency, jumlah korban tewas akibat gempa maut tersebut kini melonjak menjadi 920 orang. Sementara itu, sedikitnya 3.630 orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka. Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodriguez.

Status Darurat Nasional dan Gempa Susulan

Wilayah La Guaira dan ibu kota Caracas menjadi dua daerah yang mengalami kerusakan infrastruktur paling parah. Menanggapi situasi yang kian genting, Penjabat Presiden Venezuela Delcy Rodriguez telah resmi menetapkan status darurat nasional.

Langkah evakuasi dan pencarian korban pun terus berpacu dengan waktu. Namun pada Jumat (26/6/2026) sore, kepanikan kembali melanda setelah gempa susulan bermagnitudo 4,9 kembali mengguncang kawasan Caracas dan Maracay di tengah proses penyelamatan yang sedang berlangsung.

Di sisi lain, gelombang solidaritas global mulai bergerak. Bantuan internasional kini dilaporkan mulai berdatangan ke Venezuela, termasuk respons cepat dari Amerika Serikat serta berbagai tawaran bantuan kemanusiaan dari negara-negara mitra lainnya.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Visited 2 times, 2 visit(s) today