Imbas Kelangkaan Komponen Memori, Apple Kerek Harga MacBook dan iPad

Imbas Kelangkaan Komponen Memori, Apple Kerek Harga MacBook dan iPad

Ikhsan Medium.jpeg

Sabtu, 27 Juni 2026 – 22:45 WIB

Apple Store di New York, AS. (Foto: unsplash.com)

Apple Store di New York, AS. (Foto: unsplash.com)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Raksasa teknologi Apple dikabarkan mulai menaikkan harga jual untuk sejumlah perangkat andalannya, mulai dari lini MacBook hingga iPad. Langkah ini diambil menyusul peringatan keras dari CEO Apple Tim Cook yang menyatakan bahwa perusahaan tidak bisa lagi menghindar dari krisis kelangkaan komponen memori.

Mengutip laporan dari Engadget, Sabtu (27/6/2026), data yang dihimpun Reuters menunjukkan salah satu produk yang paling terdampak adalah MacBook Neo. Laptop yang tengah populer di pasaran ini awalnya dibanderol seharga US$599 (sekitar Rp10,7 juta), namun kini melonjak menjadi US$699 (sekitar Rp12,3 juta).

Grafik Kenaikan Harga Lini MacBook Air dan Pro

Kebijakan penyesuaian harga ini juga merembet ke varian laptop Apple lainnya. Untuk model MacBook Air 13 inci dengan kapasitas penyimpanan 512GB, harganya kini terkerek naik menjadi US$1.299 (sekitar Rp23,2 juta) dari harga sebelumnya yang berada di angka US$1.099 (sekitar Rp19,6 juta).

Sektor laptop premium juga tidak luput dari imbas kelangkaan ini. MacBook Pro yang ditenagai chipset terbaru M5 dengan kapasitas 1TB kini dipasarkan dengan harga US$1.999 (sekitar Rp35,8 juta). Angka tersebut menunjukkan adanya lonjakan sebesar US$300 (sekitar Rp5,3 juta) dari harga peluncuran awal.

Harga iPad Ikut Meroket

Selain jajaran komputer jinjing, Apple juga melakukan penyesuaian harga pada segmen tablet mereka. Sebagai contoh, varian iPad reguler kini menjadi lebih mahal US$100. Harganya merangkak naik menjadi US$449 (sekitar Rp8 juta) dari harga semula yang hanya US$349 (sekitar Rp6,2 juta).

Nasib serupa juga menimpa lini tablet kasta tertinggi mereka. Seluruh model iPad Pro dilaporkan mengalami kenaikan harga serentak sebesar US$200 (sekitar Rp3,5 juta).

Bukan hanya komputer dan tablet, perangkat hiburan rumahan seperti Apple TV 4K juga ikut terkena imbas lonjakan harga ini, dari yang sebelumnya dibanderol US$129 (sekitar Rp2,3 juta) kini menjadi US$199 (sekitar Rp3,5 juta).

Bagaimana Nasib iPhone dan AirPods?

Bagi para pencinta ponsel pintar besutan Apple, tampaknya bisa sedikit bernapas lega. Hingga saat ini, kebijakan kenaikan harga tersebut terpantau belum berdampak pada lini produk smartphone iPhone maupun perangkat audio nirkabel AirPods.

Meski demikian, para analis teknologi mengingatkan konsumen untuk tetap mengantisipasi segala kemungkinan, mengingat ketidakpastian rantai pasok komponen global yang masih membayangi industri teknologi hingga paruh kedua tahun ini.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Visited 3 times, 3 visit(s) today