Penjualan Mobil Semester I 2026 Melesat 15,8 Persen

Penjualan Mobil Semester I 2026 Melesat 15,8 Persen

Ikhsan Medium.jpeg

Senin, 13 Juli 2026 – 21:09 WIB

Ilustrasi - Booth Toyota di ajang GIIAS 2025 di ICE BSD City, Tangeraqng, Banten. (Foto: Antara/Chairul Rohman)

Ilustrasi – Booth Toyota di ajang GIIAS 2025 di ICE BSD City, Tangeraqng, Banten. (Foto: Antara/Chairul Rohman)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Industri otomotif nasional mencatatkan rapor hijau sepanjang semester pertama 2026. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) melaporkan angka penjualan mobil secara wholesales (distribusi dari pabrik ke diler) menembus 436.564 unit sepanjang Januari hingga Juni 2026.

Angka tersebut mencatatkan pertumbuhan sebesar 15,8 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang berada di angka 336.707 unit.

Ketua Umum GAIKINDO Putu Juli Ardika menegaskan bahwa capaian ini menjadi bukti nyata bahwa industri otomotif di Tanah Air memiliki daya tahan yang impresif meski diterpa berbagai dinamika pasar global.

“Berdasarkan data terbaru, kita mencatat industri yang sangat baik sepanjang Januari hingga Juni 2026. Penjualan mobil di dalam negeri berhasil mencapai 436.564 unit,” ujar Putu dalam konferensi pers GIIAS 2026 di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (13/7/2026).

Secara rinci, performa pada Juni 2026 sendiri tercatat sebanyak 77.550 unit untuk wholesales. Sementara itu, untuk penjualan ritel (retail sales atau distribusi dari diler ke konsumen), sepanjang Januari hingga Juni 2026 telah mencapai 433.848 unit, dengan capaian Juni saja menyentuh 74.507 unit.

Dominasi Toyota dan Tantangan Merek China

Persaingan di pasar otomotif nasional kini semakin sengit, terutama dengan makin masifnya penetrasi merek-merek asal China. Meskipun demikian, raksasa asal Jepang, Toyota, masih kokoh memuncaki daftar pemimpin pasar.

Berdasarkan data wholesales semester pertama 2026, Toyota mencatatkan penjualan sebanyak 133.928 unit. Di posisi kedua ada Daihatsu (73.545 unit), disusul Suzuki (36.319 unit), Mitsubishi Motors (32.588 unit), dan BYD (23.257 unit). 

Hasil tersebut menunjukkan persaingan industri otomotif nasional semakin kompetitif, terutama dengan meningkatnya kontribusi merek-merek asal China.

Pada penjualan retail Juni 2026, Toyota kembali menjadi pemimpin pasar dengan penjualan 21.122 unit atau menguasai sekitar 28,3 persen dari total pasar retail. Daihatsu berada di posisi kedua dengan 12.725 unit, disusul Suzuki 5.684 unit, Mitsubishi Motors 4.926 unit, dan Mitsubishi Fuso 4.071 unit.

BYD menjadi merek mobil penumpang asal China dengan penjualan retail tertinggi pada Juni 2026 setelah membukukan 3.757 unit dan berada di posisi keenam nasional. Honda mencatatkan penjualan 3.685 unit, diikuti Isuzu dengan 3.122 unit, Jaecoo 3.050 unit, serta Hino 2.332 unit.

Di bawahnya terdapat Geely dengan penjualan 2.038 unit, Wuling 1.469 unit, Hyundai 1.261 unit, Chery 1.062 unit, MG 667 unit, Denza 458 unit, VinFast 365 unit, Jetour 302 unit, GAC 290 unit, dan Mazda 271 unit.

Sementara itu, pada data wholesales Juni 2026, Toyota memimpin dengan distribusi 22.809 unit. Daihatsu menyusul dengan 14.125 unit, Suzuki 6.057 unit, BYD 5.264 unit, dan Mitsubishi Motors 4.143 unit.

Mitsubishi Fuso berada di posisi berikutnya dengan 4.076 unit, disusul Isuzu 3.070 unit, Jaecoo 3.050 unit, Honda 2.402 unit, serta Hino 2.319 unit. Sementara posisi 11 hingga 20 ditempati Geely (2.011 unit), Wuling (1.668 unit), Hyundai (1.225 unit), Chery (962 unit), MG (556 unit), VinFast (510 unit), Denza (464 unit), GAC (323 unit), Jetour (292 unit), dan Mazda (281 unit).

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Visited 2 times, 2 visit(s) today