Box Office The Odyssey Tembus Rp315 Miliar dari Penayangan Preview

Box Office The Odyssey Tembus Rp315 Miliar dari Penayangan Preview

The Odyssey memulai pelayaran box office dengan kencang. Film epik Christopher Nolan itu meraup US$17,6 juta atau sekitar Rp292 miliar dari penayangan preview dan diproyeksikan mencetak pembukaan US$117 juta di Amerika.

The Odyssey tampaknya tidak membutuhkan bantuan Poseidon untuk mengguncang box office.

Film terbaru Christopher Nolan tersebut mengumpulkan US$17,6 juta dari penayangan preview pada Kamis, 16 Juli 2026, di Amerika Utara. Dengan asumsi kurs Rp17.900 per dolar AS, pendapatan awal itu setara sekitar Rp315 miliar.

Angka US$17,6 juta menjadi perolehan preview terbesar sepanjang 2026, tipis melampaui Toy Story 5 yang sebelumnya memegang posisi teratas dengan US$17,5 juta. Data The Numbers juga mencatat jumlah yang sama untuk penayangan preview film tersebut.

Perjalanan Odysseus di tangga box office diperkirakan belum berhenti di sana.

Berdasarkan estimasi industri hingga Jumat sore waktu Amerika Serikat, The Odyssey berpeluang mengumpulkan sekitar US$50 juta pada hari pertama, termasuk pendapatan preview. Film ini kemudian diproyeksikan menutup akhir pekan perdananya dengan US$117 juta dari 3.919 bioskop di Amerika Utara.

Sejumlah pesaing bahkan melihat peluang angkanya menembus US$120 juta. Namun, seluruh angka tersebut masih berupa estimasi dan dapat berubah setelah hasil akhir pekan resmi diumumkan.

nolan the odyssey.jpg

Berpotensi Jadi Debut Film Live-Action Terbesar 2026

Apabila proyeksi US$117 juta tercapai, The Odyssey akan langsung mengantongi sejumlah rekor.

Film tersebut bakal menjadi pembukaan film live-action terbesar sepanjang 2026 di box office domestik Amerika Utara. Posisi itu sebelumnya ditempati Michael dengan debut US$97,2 juta.

Secara keseluruhan, The Odyssey diproyeksikan menjadi pembukaan terbesar ketiga tahun ini setelah film animasi Toy Story 5 yang meraih US$159,6 juta dan The Super Mario Galaxy Movie dengan US$131,7 juta.

Film berperingkat R tersebut juga berpotensi mencetak debut terbesar untuk film kategori dewasa sepanjang tahun ini, mengalahkan Backrooms yang dibuka dengan US$81,4 juta.

Bagi Universal Pictures, angka US$117 juta akan menjadi pembukaan terbesar studio itu untuk film berperingkat R. Rekor sebelumnya dipegang Fifty Shades of Grey yang mencatatkan US$85,1 juta pada 2015.

Dengan kata lain, The Odyssey tidak hanya berlayar sebagai film prestise. Ia datang membawa mesin blockbuster yang bekerja penuh.

The Odyssey mengubah puisi klasik Homer menjadi tontonan IMAX penuh monster, perang, rasa bersalah, dan kemegahan khas Christopher Nolan.

Didukung Ulasan Positif

Performa komersial tersebut datang bersamaan dengan penerimaan positif dari kritikus dan penonton.

Rotten Tomatoes mencatat The Odyssey memperoleh sambutan kuat berkat skala visual, konstruksi dunia, penggunaan efek praktis, dan pendekatan Nolan dalam membuat kisah mitologi terasa fisik serta manusiawi.

Kombinasi ulasan positif, nama besar Nolan, jajaran pemain bintang, serta kelangkaan film baru pada pekan berikutnya dapat membantu The Odyssey bertahan setelah akhir pekan pembukaan.

Tantangannya adalah durasi 2 jam 52 menit yang membatasi jumlah pemutaran harian, terutama pada layar IMAX dan format premium lain. Film ini juga menghadapi persaingan tidak langsung dari sejumlah judul yang masih beredar, termasuk Moana, Minions & Monsters, dan Toy Story 5.

Meski demikian, proyeksi pembukaan US$117 juta memperlihatkan bahwa penonton belum kehilangan minat terhadap film kolosal yang dibuat khusus untuk bioskop.

Odysseus mungkin membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk mencapai Ithaka. Nolan hanya membutuhkan satu malam preview untuk menunjukkan bahwa perjalanan box office The Odyssey dapat berakhir jauh lebih cepat—dan jauh lebih besar.

Visited 3 times, 3 visit(s) today