Serangan Bom Mobil Hantam Kantor Polisi: 10 Orang Luka-Luka, Kontak Tembak Pecah

Serangan Bom Mobil Hantam Kantor Polisi: 10 Orang Luka-Luka, Kontak Tembak Pecah

Ikhsan Medium.jpeg

Minggu, 2 Agustus 2026 – 00:30 WIB

Seorang petugas polisi memeriksa puing-puing truk setelah bom mobil menghantam kantor polisi di Cucuta, Kolombia, Sabtu (1/8/2026). (Foto AFP)

Seorang petugas polisi memeriksa puing-puing truk setelah bom mobil menghantam kantor polisi di Cucuta, Kolombia, Sabtu (1/8/2026). (Foto AFP)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Aksi teror mencekam melanda kawasan utara Kolombia. Sebuah serangan bom mobil beruntun menghantam markas kepolisian di Kota Cucuta pada Sabtu (1/8/2026), mengakibatkan sedikitnya 10 orang mengalami luka-luka.

Lembaga penyiaran lokal Kolombia, La FM, melaporkan bahwa serangan berdarah tersebut secara spesifik menyasar Markas Kepolisian Norte de Santander, salah satu pusat komando penting di wilayah perbatasan tersebut.

Rentetan Ledakan dan Tembakan Mencekam

Aksi penyerangan berlangsung cepat dan terencana. Sekelompok orang bersenjata tak dikenal mendatangi lokasi, lalu meledakkan sebuah kendaraan yang sudah dirancang sebagai bom mobil tepat di area kantor polisi.

Tak berhenti di situ, para pelaku juga melemparkan sejumlah bahan peledak ke arah bangunan utama dan memberondong kompleks kepolisian dengan tembakan beruntun.

Akibat gempuran tersebut, tujuh anggota polisi yang sedang bertugas serta tiga warga sipil yang berada di sekitar lokasi dilaporkan mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke fasilitas medis terdekat.

Dampak ledakan raksasa itu juga merusak sejumlah bangunan dan pertokoan di sekitar markas kepolisian. Guna mengantisipasi situasi yang belum stabil, otoritas keamanan setempat langsung menutup total beberapa ruas jalan utama di sekitar tempat kejadian.

Tim Penjinak Bom Sisir Tempat Kejadian Perkara

Usai serangan mereda, personel kepolisian tambahan bersama tim penjinak bahan peledak (Jihandak) segera diterjunkan untuk menyisir seluruh sudut tempat kejadian perkara (TKP).

Langkah sterilisasi ini dilakukan guna memastikan tidak ada bom atau bahan peledak rakitan susulan yang sengaja ditinggalkan para pelaku di sekitar lokasi permukiman warga.

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang Kolombia masih melakukan penyelidikan intensif dan mengejar kelompok bersenjata yang bertanggung jawab atas aksi teror tersebut.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Visited 1 times, 1 visit(s) today