Batal Jual Saham Piala Dunia, Langkah Bijak FIFA Diapresiasi QFA

Batal Jual Saham Piala Dunia, Langkah Bijak FIFA Diapresiasi QFA

Ibnu Medium.jpeg

Minggu, 2 Agustus 2026 – 08:35 WIB

Presiden FIFA Gianni Infantino dalam salah satu kegiatan resmi di Vancouver, Kanada, jelang Kongres FIFA ke-76. (Foto: EPa)

Presiden FIFA Gianni Infantino dalam salah satu kegiatan resmi di Vancouver, Kanada, jelang Kongres FIFA ke-76. (Foto: EPa)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Federasi Sepak Bola Qatar (QFA) secara resmi menyambut baik keputusan Presiden FIFA, Gianni Infantino, yang menarik usulan proposal FIFA Forward Enterprise (FFE). Langkah ini dinilai sebagai keputusan bijaksana demi menjaga persatuan komunitas sepak bola global di tengah polemik komersialisasi kompetisi.

Melalui pernyataan resminya di media sosial yang dipantau di Jakarta pada Minggu, QFA mengakui bahwa proposal tersebut sejatinya memiliki potensi manfaat. Namun, menjaga keutuhan 211 asosiasi anggota FIFA jauh lebih penting daripada sekadar mengejar keuntungan finansial.

“Meskipun usulan tersebut memiliki sejumlah keunggulan, kami mengapresiasi kebijaksanaan yang ditunjukkan dengan mengutamakan persatuan di antara seluruh Asosiasi Anggota FIFA,” demikian bunyi pernyataan resmi QFA.

Kontroversi Proyek FFE dan Penolakan Global

Sebagai informasi, proposal FFE merupakan proyek yang merencanakan pembentukan entitas komersial baru di bawah naungan FIFA. Salah satu agenda utama yang memicu perdebatan adalah wacana untuk membuka peluang penjualan sebagian saham dari kompetisi-kompetisi terbesar milik FIFA, termasuk turnamen prestisius Piala Dunia.

Wacana ini sontak memicu reaksi keras di kancah sepak bola internasional. Sejumlah asosiasi anggota, konfederasi, serta berbagai pemangku kepentingan (stakeholders) menyampaikan keberatan. Mereka menilai proyek ambisius tersebut berpotensi mengubah tata kelola, transparansi, dan status kepemilikan aset-aset komersial sepak bola dunia.

Gelombang penolakan yang meluas ini pada akhirnya menjadi faktor utama yang mendorong FIFA untuk menarik kembali proposal FFE.

FIFA Kedepankan Semangat Kebersamaan

Dalam keterangannya, pihak FIFA menjelaskan bahwa sejak awal, keberhasilan pelaksanaan proyek FFE sangat bergantung pada dukungan mayoritas dari 211 asosiasi anggotanya. Setiap tahapan pembahasan telah melalui proses konsultasi panjang dengan Dewan FIFA, konfederasi, dan para pemangku kepentingan.

Setelah menampung berbagai pandangan selama proses konsultasi tersebut, FIFA menyimpulkan bahwa proyek FFE justru memicu polarisasi dan perbedaan sikap yang tajam di antara para anggota. Terlepas dari dukungan terhadap beberapa aspek komersial di dalam proposal, FIFA menilai kondisi yang terbelah tidak lagi sejalan dengan tujuan utama organisasi, yakni memajukan sepak bola global melalui semangat kebersamaan.

Bagi QFA, langkah mundur yang diambil FIFA adalah sebuah bentuk kepemimpinan yang ideal. Federasi sepak bola Qatar itu menilai bahwa optimalisasi aspek komersial untuk pengembangan sepak bola tidak boleh dicapai dengan cara mengorbankan persatuan asosiasi.

Di akhir pernyataannya, QFA kembali menegaskan dukungan penuh mereka kepada Gianni Infantino. Mereka berkomitmen untuk terus berkolaborasi bersama Presiden FIFA dalam upaya melanjutkan berbagai program pengembangan dan penguatan sepak bola di seluruh penjuru dunia.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Visited 2 times, 2 visit(s) today