Influencer Emanuel Bryan dengan akun media sosial @ebemartono masih menjadi sorotan setelah diduga merekam seorang usher atau SPG di ajang GIIAS 2026 tanpa persetujuan. Konten yang diunggah dengan narasi “cara deketin cewe” itu memicu perdebatan di media sosial dan menuai kritik dari banyak warganet.
Polemik bermula ketika akun Threads @leonnyluhendo mengaku dirinya dijadikan objek utama dalam video tersebut tanpa pernah diberi tahu sebelumnya. Ia baru mengetahui rekaman itu setelah videonya beredar di media sosial.
Menurut pengakuannya, tidak pernah ada persetujuan sejak awal bahwa dirinya akan dijadikan konten secara personal. Ia juga mengaku tidak diberi penjelasan mengenai konsep video maupun penggunaan kamera yang disebut disembunyikan di kacamata.
Tak hanya itu, ia turut mengungkap dugaan bahwa beberapa usher lain yang meminta video tidak dipublikasikan justru diminta membayar sejumlah uang sebagai pengganti biaya produksi konten. Dugaan tersebut langsung memicu reaksi keras dari warganet.
Jerome Polin dan Chef Arnold Ikut Beri Tanggapan
Meski Emanuel Bryan telah menyampaikan permintaan maaf dan konten tersebut sudah dihapus, kritik dari warganet masih terus bermunculan. Tak hanya masyarakat umum, dua influencer ternama, Jerome Polin dan Chef Arnold Poernomo, juga ikut menyuarakan pendapat mereka melalui akun Threads masing-masing.
Chef Arnold menyoroti alasan perekaman di ruang publik yang menurutnya tidak serta-merta menghilangkan hak privasi seseorang.
“Cuma karena ente konten creator bukan berarti semua di public space itu mau dikontenin… bukan berarti kita di public space privacy kita jadi hilang… ga semua mau dikontenin cuma karena ente konten creator… kocak malah malak dan ngancem…. kocak… entitlement is a disease,” tulis Chef Arnold.
Sementara itu, Jerome Polin mengungkap bahwa dirinya juga pernah direkam oleh Emanuel Bryan. Meski saat itu tidak mempermasalahkannya karena topik wawancara dinilai wajar, Jerome mengaku sempat terkejut ketika videonya muncul di media sosial.
“Wah orang ini juga pernah rekam aku, tapi waktu itu nanyanya soal motivasi dll jadi okelah. Tapi kaget sih tiba-tiba ada videonya, karena kacamatanya gak ada lampunya pas ngerekam. Ternyata dicabut lampunya (aku sempat nanya), wkwk,” ujar Jerome.
Pernyataan dari Jerome dan Chef Arnold pun semakin ramai diperbincangkan warganet. Banyak yang berharap polemik ini menjadi pengingat bagi para kreator konten untuk tetap menghormati privasi orang lain, meski proses pengambilan gambar dilakukan di ruang publik.













