Nikita Willy Ungkap Cara Ajarkan Agama ke Anak, tak Mau Kenalkan Allah dengan Rasa Takut

Nikita Willy Ungkap Cara Ajarkan Agama ke Anak, tak Mau Kenalkan Allah dengan Rasa Takut

Icon_INILAH GOLD.png

Sabtu, 8 Agustus 2026 – 16:01 WIB

Nikita Willy bersama suami, Indra Priawan dan kedua anaknya. (Dokumentas: Tangkapan layar Instagram/@nikitawillyofficial94)

Nikita Willy bersama suami, Indra Priawan dan kedua anaknya. (Dokumentas: Tangkapan layar Instagram/@nikitawillyofficial94)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Pasangan selebriti Indra Priawan dan Nikita Willy menghadiri peresmian Masjid Al-Ikhlas Centre di Edmonton, Alberta, Kanada.

Masjid Al-Ikhlas Centre menjadi tempat ibadah pertama yang didirikan atas inisiatif Indonesian Muslim Community of Edmonton (IMCE) di wilayah Kanada bagian barat. Pembangunan fasilitas keagamaan tersebut terwujud melalui kerja sama dengan Cinta Quran Foundation yang dipimpin Ustaz Fatih Karim.

Dalam kesempatan itu, Nikita bersama sang suami turut berbincang dengan para jemaah. Salah satu hal yang menarik perhatian adalah cerita Nikita Willy mengenai cara dirinya dan sang suami, Indra Priawan, menanamkan pendidikan agama kepada anak-anak mereka.

Sebagai seorang ibu, Nikita menyadari bahwa dirinya tidak mungkin terus berada di samping anak-anak setiap saat. Karena itu, menurutnya, ada hal lain yang jauh lebih penting untuk dilakukan orang tua, yakni mendoakan anak.

“Kita tahu bahwa kita tidak mungkin bisa menjaga anak kita 24 jam. Yang bisa kita lakukan adalah memohon sama yang bisa melindungi anak-anak kita kapan pun, yaitu Allah. Jadi jangan pernah berhenti mendoakan anak-anak kita,” ujar Nikita dikutip dari wawancara Cinta Quran Foundation, Sabtu (08/08/2026).

Tak Ingin Anak Mengenal Allah dengan Rasa Takut

Nikita juga membagikan pandangannya mengenai cara mengenalkan agama kepada anak. Menurutnya, nilai-nilai tauhid perlu ditanamkan sejak dini di dalam keluarga.

Namun, ia memilih pendekatan yang berbeda dari cara yang pernah diterimanya ketika masih kecil. Nikita mengaku dahulu sempat diperkenalkan kepada Allah melalui gambaran yang membuat anak merasa takut.

“Dan kita harus tanamkan tauhidnya di rumah dengan cara apa pun sesuai keluarga masing-masing. Saya ingat sekali dulu dikenalkan Allah dengan cara yang takut, menyeramkan, kayak misalkan kalau nggak salat, Allah marah dan masukin kamu ke neraka. Kalau berbohong lidahnya dipotong,” kata Nikita.

Seiring bertambahnya usia dan pengetahuannya, Nikita kini memahami bahwa mengenalkan Allah kepada anak bisa dilakukan dengan cara yang lebih lembut.

“Cuma sekarang ketika saya belajar bahwa cara memperkenalkan Allah itu dengan cara yang lembut, dengan cara yang indah, bahwa Allah maha baik, maha pemaaf, dan maha penyayang,” jelasnya.

Menurut Nikita, penting bagi anak untuk terlebih dahulu memahami bahwa Allah menyayangi dan melindungi mereka. Dengan begitu, ketika anak tidak sedang bersama orang tuanya, ia tetap memiliki kesadaran untuk menjaga dirinya dan menjauhi hal-hal yang dilarang agama.

“Allah yang bisa melindungi kita dan saya yakin ketika anak sudah menanamkan rasa itu bahwa Allah sangat mencintai dan menyayangi kita, Allah akan selalu melindungi kita,” ujarnya.

“Jadi walaupun dia tidak bersama orang tuanya, mungkin dia bisa dengan mudah menjauhi larangan-larangannya karena siapa? Karena Allah,” papar Nikita.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Visited 2 times, 2 visit(s) today