Kandidat Gubernur BI, Indef Sarankan Prabowo Pilih Sosok yang Mampu Jaga Independensi

Kandidat Gubernur BI, Indef Sarankan Prabowo Pilih Sosok yang Mampu Jaga Independensi

Clara Medium.jpeg

Sabtu, 8 Agustus 2026 – 15:45 WIB

Logo Bank Indonesia. (Foto: Shutterstock)

Logo Bank Indonesia. (Foto: Shutterstock)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), M Rizal Taufikurahman menilai, sosok calon Gubernur Bank Indonesia (BI) tidak hanya harus memiliki kompetensi di bidang moneter.

Tapi juga harus mampu menjaga independensi bank sentral di tengah semakin kuatnya kebutuhan koordinasi kebijakan fiskal dan moneter.

Dari sisi rekam jejak, Rizal menyebut Destry Damayanti cukup layak dan kompeten untuk dipertimbangkan. Pengalaman di BI memberikan pemahaman kuat mengenai kebijakan moneter, stabilitas sistem keuangan, pasar keuangan, hingga koordinasi dengan pemerintah.

“Destry cukup layak dan kompeten. Pengalamannya sebagai Deputi Gubernur Senior BI memberinya pemahaman kuat terhadap kebijakan moneter, stabilitas sistem keuangan, pasar keuangan, hingga koordinasi dengan pemerintah. Keunggulan utamanya adalah continuity dan relatif rendahnya risiko transisi karena pasar sudah mengenal rekam jejak serta arah kebijakannya,” ujar Rizal kepada Inilah.com, Jakarta, Sabtu (8/8/2026).

Menurutnya, pasar telah mengenal rekam jejak dan arah kebijakannya sehingga, risiko transisi apabila Destry dipercaya memimpin BI, relatif lebih rendah.

Proses pemilihan Gubernur BI, kata dia, tidak semestinya hanya mempertimbangkan faktor kontinuitas. Presiden Prabowo perlu mencari figur yang memiliki kombinasi antara kompetensi moneter, keberanian menjaga independensi bank sentral, pemahaman terhadap pasar keuangan, serta kredibilitas dalam mengomunikasikan kebijakan.

“Karena itu, kandidat dari luar BI tetap layak dipertimbangkan sepanjang memenuhi kualitas tersebut,” kata dia.

Lebih lanjut, Rizal menyampaikan, Gubernur BI berikutnya akan menghadapi tantangan yang jauh lebih kompleks daripada sekadar menentukan suku bunga acuan. Gubernur BI yang baru menurutnya harus mampu menjaga stabilitas rupiah dan inflasi.

“Ia harus menjaga stabilitas rupiah dan inflasi, tetapi pada saat yang sama menghadapi tuntutan agar kebijakan moneter lebih mendukung kredit, investasi, pertumbuhan ekonomi, dan penciptaan lapangan kerja. Pertukaran antara stabilitas dan pertumbuhan akan semakin kuat,” tegasnya.

Di sisi lain, tantangan fundamental bagi Gubernur BI berikutnya adalah menjaga independensi bank sentral, ketika koordinasi fiskal dan moneter semakin intensif.

“Oleh karena itu, ukuran keberhasilan Gubernur BI berikutnya bukan hanya seberapa rendah suku bunga atau seberapa tinggi pertumbuhan kredit. Yang lebih penting adalah apakah ia mampu menjaga rupiah, inflasi, kredibilitas kebijakan, dan kepercayaan pasar sekaligus memastikan BI tetap independen dalam menjalankan mandatnya,” jelasnya. 

Nama Destry Masuk Radar

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi menegaskan, Presiden Prabowo Subianto mempertimbangkan sejumlah nama untuk menjadi Gubernur BI yang definitif. Termasuk, Destry Damayanti yang saat ini menjabat Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti. (Foto: Antara).

“Kalau pertanyaannya apakah Ibu Destry salah satu yang dipertimbangkan, atau nama yang dibahas, ya. Bisa kami sampaikan, itu sudah pasti sebagai pejabat gubernur sementara,” kata Prasetyo di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (7/8/2026).

Prasetyo mengatakan, Presiden Prabowo banyak berdiskusi, menerima pendapat, dan meminta masukan dari berbagai pihak, sebelum menentukan calon Gubernur BI yang akan diajukan ke DPR.

Dari proses ini, Presiden Prabowo mempertimbangkan sejumlah nama yang sudah dipanggil untuk berdiskusi, mengenai arah kebijakan BI ke depan. “Ada beberapa nama, banyak. Ada yang dipanggil untuk diajak diskusi arahnya bagaimana,” katanya.

Namun, kata Prasetyo, Presiden Prabowo belum mengambil keputusan dan belum mengirimkan surat presiden (surpres) terkait calon Gubernur BI definitif kepada DPR. “Sampai hari ini belum ada keputusan atau belum ada surpres-nya,” katanya.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Visited 1 times, 1 visit(s) today