(Dari kiri-kanan) Direktur BCA Syariah Eduard Guntoro Purba, Direktur BCA Syariah Ina Widjaja, Presiden Direktur BCA Syariah Yuli Melati Suryaningrum, Direktur BCA Syariah Pranata, dan Direktur BCA Syariah Lukman Hadiwijaya. (Foto: Inilah.com/Vonita)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
BCA Syariah menyiapkan produk simpanan baru bernama Bsya Junior yang ditujukan bagi anak berusia 12 hingga 17 tahun. Salah satu inovasi yang tengah disiapkan untuk menjawab kebutuhan nasabah.
Presiden Direktur BCA Syariah Yuli Melati Suryaningrum mengungkap hal tersebut memungkinkan anak memiliki rekening sendiri dalam pengawasan orang tua serta menabung untuk modal ibadah haji.
“Jadi Bsya Junior ini adalah suatu produk simpanan dan akan menggunakan Bsya juga sebagai platform yang digunakan oleh anak-anak mulai dari 12 tahun. Di mana keterkaitan antara anak dan tetap pengawasan orang tua ini kita hadirkan di dalam produk tersebut,” kata Yuli ketika menyampaikan perkembangan kinerja BCA Syariah, Jakarta, Selasa (11/8/2026).
Sementara itu, Direktur BCA Syariah Lukman Hadiwijaya menyebut dari Bsya Junior para orang tua dapat memantau transaksi yang dilakukan anak menggunakan aplikasi yang sama.
“Jadi orang tua akan bisa memonitor transaksi dari anaknya. Jadi dengan aplikasi yang sama, Bsya, anak-anak kita nanti udah bisa punya tentunya dari izin orang tua juga gitu ya di-approve kemudian orang tua bisa memonitor semua transaksi yang dilakukan oleh anaknya,” ujar Lukman pada kesempatan yang sama.
Tak hanya untuk menabung, Bsya Junior juga akan memiliki fitur yang memungkinkan nasabah mulai melakukan setoran awal haji sejak usia 12 tahun.
“Dan juga ada fitur untuk Bsya sebagai udah mulai untuk setoran haji awal gitu ya jadi di umur 12 tahun kita sudah bisa jika yang menginginkan untuk mulai setoran haji awal,” ucapnya.
Lukman pun mengungkap pihaknya tengah menyiapkan sejumlah fitur baru untuk memperluas layanan transaksi valuta asing (valas). Ia menyebut BCA Syariah telah memiliki izin sebagai bank devisa dan saat ini sudah menyediakan fitur saku valas pada aplikasi Bsya.
Namun, untuk saat ini dana dalam saku valas tersebut belum dapat dicairkan secara tunai maupun ditransfer ke bank lain.
“Sejak kita punya izin untuk sebagai bank devisa, kita sudah menerbitkan juga saku valas jadi udah bisa punya saku valas untuk membeli ataupun menjual beli mata uang asing gitu ya,” jelasnya.
Lebih lanjut, untuk nasabah korporasi Lukman menyampaikan BCA Syariah menghadirkan BIQ atau fitur klik bisnis. Fitur ini akan dikembangkan dengan fasilitas remitansi yang berkaitan dengan transaksi mata uang asing. Pihaknya juga tengah memproses penerbitan kartu yang dapat digunakan untuk bertransaksi di luar negeri.
“Jadi kita akan tunggu fitur-fitur baru tersebut mudah-mudahan bisa dalam tahun ini kita sedang dalam berproses,” tuturnya.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.











