Sidak Disiplin Anggaran, SR hingga SPPG di Jabar, Purbaya Beri Penilaian Begini

Sidak Disiplin Anggaran, SR hingga SPPG di Jabar, Purbaya Beri Penilaian Begini

Clara Medium.jpeg

Senin, 24 Agustus 2026 – 21:53 WIB

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa di Gedung DPR RI, Jakarta. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga).

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa di Gedung DPR RI, Jakarta. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Saat berkunjung ke Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Jabar, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa meninjau kedisiplinan pengelolaan anggaran serta pelaksanaan program strategis nasional.  

Dalam keterangan tertulis diterima di Jakarta, Senin (24/8/2026), Purbaya menekankan pentingnya disiplin anggaran. Misalnya saja soal belanja pegawai, harus direncanakan secara tepat sejak awal. Sehingga tidak menimbulkan persoalan pagu (pagu minus) di akhir tahun.

Di samping itu, pergeseran anggaran, khususnya untuk menutup kekurangan belanja pegawai, jangan sampai mengorbankan program yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat. “Kecuali dalam kondisi yang sangat mendesak,” kata Purbaya.

Purbaya menilai, perkembangan sejumlah program strategis nasional di Jabar, antara lain Sekolah Rakyat (SR), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), serta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program Makan Bergizi Gratis (MBG), sudah cukup baik.

Untuk program SR, kata dia, Kanwil DJPb Jabar telah melakukan survei terhadap 22 Sekolah Rakyat dari total 26 Sekolah Rakyat yang ada di Jabar. Secara umum, kondisi sekolahnya cukup baik dengan fasilitas yang lengkap. Termasuk seragam bagi siswa.

Dalam proses pembelajaran, setiap kelas telah dilengkapi smartboard dan setiap siswa mendapatkan satu laptop. “Program Sekolah Rakyat memiliki berbagai keunggulan, sehingga perlu lebih dikenal masyarakat. Ke depan, perlu lebih dipromosikan,” kata Purbaya.

Ia meminta pemerintah daerah (pemda) meningkatkan komunikasi dan promosi, agar masyarakat semakin memahami manfaat dan keunggulan program tersebut.

Lebih lanjut, di Jabar terdapat 5.970 KDKMP dengan target survei sebanyak 147 KDKMP. Hingga saat ini, survei telah dilakukan terhadap 22 KDKMP. Hasil pemantauan menunjukkan, beberapa KDKMP telah selesai dibangun.

Adapun untuk SPPG, di Jabar mencapai 6.794 unit dengan target survei sebanyak 199 SPPG. Hingga saat ini, realisasi survei telah mencapai 275 SPPG.

Kapasitas SPPG berkisar antara 1.600 hingga 2.800 porsi, dengan penerima manfaat meliputi siswa dari PAUD sampai dengan SMA sederajat, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Secara umum, kualitas makanan yang disediakan SPPG di Jabar dinilai baik dan dapat diterima oleh penerima manfaat. “Ditjen Perbendaharaan perlu menyusun indeks penilaian SPPG dengan skala yang jelas di setiap daerah, misalnya skala 1 sampai 5,” ungkapnya.

Indeks tersebut diharapkan dapat menjadi instrumen untuk mengukur tingkat penerimaan dan kualitas pelaksanaan SPPG, sekaligus membandingkan kinerja SPPG antardaerah secara nasional.
 

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Visited 1 times, 1 visit(s) today