Frattesi Cetak Gol Kemenangan Lazio atas Bologna, Ungkap Peran Besar Gattuso

Frattesi Cetak Gol Kemenangan Lazio atas Bologna, Ungkap Peran Besar Gattuso

Davide Frattesi langsung menunjukkan dampaknya bersama Lazio setelah menjadi penentu kemenangan atas Bologna pada pekan pertama Serie A 2026/2027. Gelandang asal Italia itu mengaku penampilan tersebut merupakan level permainan yang selama ini dia harapkan ketika mendapatkan kesempatan bermain secara reguler.

Lazio menang 1-0 atas Bologna dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Renato Dall’Ara, Senin (24/8/2026) malam WIB. Frattesi tampil sebagai pemain pengganti dan hanya membutuhkan waktu empat menit untuk mencetak gol kemenangan Biancocelesti.

Masuk pada babak kedua, Frattesi memanfaatkan umpan cerdik Boulaye Dia. Pemain timnas Italia tersebut berhasil menerobos pertahanan Bologna sebelum melepaskan penyelesaian akurat dari sudut kotak penalti kecil.

Gol itu sekaligus menjadi awal yang ideal bagi Frattesi dalam perjalanan barunya bersama Lazio setelah meninggalkan Inter pada musim panas 2026.

“Saya masuk sedikit terlambat karena kondisi saya belum benar-benar siap, mengingat saya melewatkan sebagian pramusim,” kata Frattesi dalam wawancara dengan DAZN seusai pertandingan.

Frattesi mengakui kondisi fisiknya belum mencapai 100 persen. Meski demikian, dia merasa penampilan melawan Bologna menunjukkan kemampuan terbaik yang bisa diberikan ketika berada dalam kondisi prima.

“Saya belum 100 persen, tetapi saya sudah bermain 90 menit dalam dua penampilan. Saya selalu tahu bahwa kemampuan itu ada dalam diri saya. Inilah saya ketika bermain dengan baik,” ujar Frattesi.

Target Frattesi kini adalah mengembalikan kondisi fisik sepenuhnya agar dapat mempertahankan performa tersebut sepanjang musim.

“Tujuan saya adalah mencapai kondisi 100 persen dan mempertahankannya,” tuturnya.

Gattuso Jadi Alasan Utama Frattesi Memilih Lazio

Frattesi juga mengungkap alasan utama di balik keputusannya bergabung dengan Lazio. Sosok pelatih Gennaro Gattuso menjadi faktor penting yang membuatnya memilih Lazio meski sempat mendapat tawaran dari klub Premier League.

Frattesi sudah mengenal Gattuso ketika keduanya berada di timnas Italia. Meski tidak selalu mendapatkan kesempatan bermain, Frattesi mengatakan hubungan personal yang terbangun dengan Gattuso membuatnya yakin dengan keputusan pindah ke Lazio.

“Saya datang ke sini karena dia. Di tim nasional, meskipun saya tidak terlalu banyak bermain, saya mengenalnya dengan baik sebagai pribadi,” kata Frattesi.

Gelandang berusia 26 tahun itu menilai dirinya memiliki karakter yang cukup dekat dengan Gattuso, terutama dalam hal menghargai hubungan dan loyalitas personal.

“Saya merasa seperti pemain old-school, meskipun saya tidak terlalu tua. Bagi saya, hubungan dan orang-orang baik sangat berarti. Dia adalah orang yang benar-benar baik,” ucapnya.

“Tidak banyak orang seperti itu di sepak bola. Jadi, jika saya bisa membantu orang baik, saya akan melakukannya.”

Keputusan Frattesi bergabung dengan Lazio menjadi salah satu transfer yang menarik perhatian di Serie A. Kehadirannya di lini tengah diharapkan memberikan tambahan energi dan kreativitas bagi tim asuhan Gattuso.

Frattesi Tak Persoalkan Stadion Olimpico Sepi

Pada kesempatan yang sama, Frattesi turut menanggapi situasi suporter Lazio yang tengah melakukan aksi protes terhadap pemilik klub, Claudio Lotito.

Para pendukung Lazio memang memboikot pertandingan kandang sebagai bentuk protes. Kondisi tersebut membuat Stadion Olimpico diperkirakan bakal berlangsung dalam suasana sepi sepanjang musim.

Berbeda dengan situasi di kandang, suporter Lazio tetap memberikan dukungan penuh saat pertandingan tandang melawan Bologna. Sektor tandang di Stadion Renato Dall’Ara bahkan dipenuhi pendukung Biancocelesti.

Ketika ditanya mengenai kemungkinan bermain dalam pertandingan kandang dengan jumlah penonton yang minim, Frattesi memberikan jawaban singkat.

“19 pertandingan lebih baik daripada tidak ada sama sekali bagi saya. Pada akhirnya tidak masalah,” katanya.

Frattesi menegaskan dirinya tidak ingin terlalu jauh mencampuri persoalan yang berada di luar lapangan. Fokusnya adalah membantu Lazio meraih hasil terbaik.

“Soal apa yang terjadi selanjutnya, bukan saya yang menentukan. Saya hanya bisa mencoba membantu membawa tim dan para pemain ini sejauh mungkin. Setelah itu, kita lihat apa yang terjadi,” ujar Frattesi.

Kemenangan atas Bologna menjadi modal awal penting bagi Lazio di Serie A 2026/2027. Bagi Frattesi, gol tersebut juga menjadi sinyal bahwa dirinya siap memberikan kontribusi besar setelah kondisinya kembali mencapai level terbaik.

Visited 1 times, 1 visit(s) today