DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Dasar Ekonomi Makro RAPBN 2027

DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Dasar Ekonomi Makro RAPBN 2027

Clara Medium.jpeg

Kamis, 3 September 2026 – 07:09 WIB

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudi (peci) di di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (2/9/2026). (Foto: Inilah.com/clara anna).

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudi (peci) di di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (2/9/2026). (Foto: Inilah.com/clara anna).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Komisi XI DPR RI bersama Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyepakati asumsi dasar ekonomi makro dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun anggaran 2027.

Adapun, rapat tersebut juga dihadiri Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudi, Gubernur Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari dan Kepala BPI Danantara, Rosan P Roeslani.

Dalam rapat ini, indikator pertumbuhan ekonomi disepakati sebesar 6,0 persen (yoy), inflasi sebesar 2,5 persen (yoy), nilai tukar Rupiah sebesar Rp17.500 per USD, dan suku bunga SBN 10 tahun sebesar 6,9 persen.

Selanjutnya, sasaran dan indikator pembangunan yang disepakati yaitu tingkat kemiskinan 6,0 – 6,5 persen, tingkat pengangguran terbuka 4,30 – 4,87 persen, indeks modal manusia 0,575, indeks kesejahteraan petani 0,8038, indeks nilai tukar petani 126 – 128, indeks nilai tukar nelayan 106 – 110, proporsi penciptaan lapangan kerja formal 40,81 persen, penciptaan lapangan kerja baru 2,57 – 3,49 juta orang, GNI per kapita (USD) 5.800 – 5.840, GNI per kapita (juta Rupiah) 98,54 – 99,22 dan indeks kualitas lingkungan hidup 76,84.

Sementara itu, tingkat kemiskinan ekstrem disepakati sebesar 0 – 0,5 persen yang sebelumnya dalam Nota Keuangan RAPBN 2027 sebesar 0 persen, dan indeks Rasio Gini disepakati 0,360 – 0,365 yang sebelumnya dalam Nota Keuangan RAPBN 2027 sebesar 0,362 – 0,367.

Menanggapi kesepakatan tersebut, Purbaya menyampaikan apresiasi pemerintah atas dukungan DPR dalam serangkaian pembahasan asumsi dasar ekonomi makro RAPBN Tahun 2027.

“Kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pimpinan dan seluruh anggota Komisi XI DPR RI atas dukungan yang solid dalam serangkaian pembahasan asumsi dasar ekonomi makro RAPBN Tahun 2027 yang berjalan dinamis dan konstruktif, sehingga menghasilkan komitmen yang kuat untuk mendorong arah kebijakan fiskal tahun 2027 yang semakin efektif untuk akselerasi pertumbuhan dan kesejahteraan,” ujar Purbaya, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Purbaya mengatakan bahwa pemerintah akan menindaklanjuti dan memedomani seluruh masukan, pandangan, dan saran serta kesepakatan yang dicapai hari ini untuk penyempurnaan kebijakan dalam penyusunan arsitektur RAPBN 2027.

“Semoga seluruh ikhtiar, pemikiran, dan kerja bersama yang telah kita lakukan menjadi bagian dari upaya besar untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur,” jelasnya.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Visited 6 times, 6 visit(s) today