Mobil Balap Listrik Surasakti AF-06 ‘Made In’ Bulaksumur Mengukir Prestasi di Jepang

Mobil Balap Listrik Surasakti AF-06 ‘Made In’ Bulaksumur Mengukir Prestasi di Jepang

Iwan Medium.jpeg

Sabtu, 5 September 2026 – 15:58 WIB

Mobil balap listrik Surasakti AF-06 karya Tim Arjuna UGM meluncur di ajang Formula Society of Automotive Engineers (FSAE) di Aichi Sky Expo, Tokoname, Nagoya, Jepang, pada 2–7 Agustus 2026. (Foto: Dok Tim Arjuna UGM)

Mobil balap listrik Surasakti AF-06 karya Tim Arjuna UGM meluncur di ajang Formula Society of Automotive Engineers (FSAE) di Aichi Sky Expo, Tokoname, Nagoya, Jepang, pada 2–7 Agustus 2026. (Foto: Dok Tim Arjuna UGM)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Di balik hingar-bingar para aktivis kampus menyuarakan kebebasan berpendapat, segelintir mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) memilih fokus berinovasi. Tak main-main, mereka sibuk membangun mobil balap bertenaga listrik.

Wajar jika UGM yang berjuluk kampus kerakyatan, berada di kawasan Bulaksumur, DI Yogyakarta (DIY) itu, rajin memboyong penghargaan di bidang mobil listrik. Levelnya pun sudah dunia, bukan jago kandang.

Mulanya, para mahasiswa UGM dari berbagai jurusan yang berminat dengan mobil listrik, membentuk Arjuna Electric Vehicle Team atau Tim Arjuna UGM, sekitar 2012.

Biasanya, anggota tim ini adalah mahasiswa jurusan Teknik Mesin, Elektro, serta Elektronika dan Instrumentasi. Selanjutnya, tim ini konsisten melakukan riset yang fokus merancang dan mengembangkan mobil balap listrik. Namanya Formula Student.

Tahun ini, Tim Arjuna UGM yang beranggotakan 65 orang dikapteni Gamma Nasim, mahasiswa semester VII Teknik Elektro, mampu mengukir prestasi di kancah global.

Ajang FSAE Jepang

Mobil balap listrik buatan Tim Arjuna UGM berhasil mengukir pencapaian tinggi di ajang Formula Society of Automotive Engineers (FSAE) Japan di Aichi Sky Expo, Tokoname, Nagoya, Jepang. Acaranya digelar pada  2–7 Agustus 2026.

Kala itu, Tim Arjuna UGM membawa Surasakti AF-06, mobil balap listrik berperforma tinggi yang merupakan generasi ke-14 hasil pengembangan tim. Berhadapan dengan tim mahasiswa dari berbagai negara lainnya.

“Karya kami masuk peringkat 10 besar di ajang Formula Society of Automotive Engineers (SAE) Japan 2026, naik ketimbang tahun lalu kami di posisi 12. Alhamdulillah,” kata Gamma, dikutip Sabtu (5/9/2026).  

Perlu 8 bulan untuk tim Arjuna UGM menyiapkan mobil balap listrik Surasakti AF-06 di ajang Formula Society of Automotive Engineers (FSAE) Japan di Aichi Sky Expo, Tokoname, Nagoya, Jepang, pada 2–7 Agustus 2026. (Foto: Dok Tim Arjuna UGM). 

Selain menempati peringkat 10 besar secara keseluruhan untuk kategori kendaraan listrik (Electric Vehicle), Surasakti AF-06 juga meraih sejumlah capaian dalam kompetisi tersebut.

Yakni, Juara 2 Best Aerodynamic, Juara 3 Engineering Design Presentation, Juara 4 Business Plan Presentation, serta JAMA Chairman Awards di kategori Electric Vehicle.

“Menggembirakan lagi, tim Arjuna UGM terpilih sebagai 1st Overall EV Team from Southeast Asia. Ini merupakan kemenangan UGM, tim dan rakyat Indonesia,” tegasnya.

Inovasi EV Jangan ‘Mati’ 

Kapten Tim Arjuna UGM, Gamma Nasim menyebut, inovasi mobil listrik ini selaras dengan tren dunia serta komitmen pemerintah yang menciptakan produk otomotif yang ramah lingkungan.  

“Mobil listrik kan ramah lingkungan. Kami juga ingin berperan aktif dalam implementasi Net Zero Emissions (NZE). Saya kira, teman-teman juga sama,” ungkap Gamma.

Melalui Surasakti AF-06, Tim Arjuna UGM berhasil mengukir prestasi di ajang  Formula Society of Automotive Engineers (FSAE) Japan di Aichi Sky Expo, Tokoname, Nagoya, Jepang, pada 2–7 Agustus 2026. (Foto: Dok Tim Arjuna UGM)

Ditanya kelebihan Surasakti AF-06 yang merupakan mobil balap generasi ke-14 dari Tim Arjuna UGM, Gamma menyebut kecepatannya. Mobil ini bisa berlari dengan kecepatan 115 kilometer per jam. Dengan akselerasi 4,3 detik.

“Soal baterai, kami juga sudah bisa produksi sendiri. Dari waktu ke waktu kami terus kembangkan, kami lakukan berbagai riset dan inovasi. Tentunya sesuai dengan kemampuan kami,” imbuhnya.

Alumni SMAN 1 Yogyakarta itu, mengatakan peningkatan performa Surasakti AF-06, merupakan hasil evaluasi dari kompetisi tahun sebelumnya.

Selanjutnya diterapkan dalam penyusunan strategi tim, baik dari aspek teknis maupun nonteknis. “Kenaikan performa pada tahun ini, tentu berkaca dari evaluasi tahun sebelumnya. Tahun ini, kami buat lebih rapi dan matang,” ungkap Gamma.

Strategi yang dijalankan, lanjut Gamma, mencakup perancangan dan validasi desain berbasis data, manajemen waktu manufaktur, kesiapan static events, serta penguatan kerja sama tim.

Pencapaian ini, menjadi bukti konkret dari kerja keras dan kerja sama tim Arjuna EV UGM dalam terus berinovasi dan berkarya di tingkat internasional, membuktikan bahwa mahasiswa Indonesia mampu bersaing secara global.

“Ini merupakan titik awal bagi generasi penerus Arjuna EV UGM untuk melanjutkan pengembangan riset dan inovasi kendaraan listrik. Sekaligus pemantik semangat bagi generasi penerus di Arjuna EV UGM,” pungkasnya.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Visited 5 times, 2 visit(s) today