Air Bersih Jadi Kebutuhan Mendesak Korban Gempa Flores, Kementerian PU Salurkan 214.000 Liter

Air Bersih Jadi Kebutuhan Mendesak Korban Gempa Flores, Kementerian PU Salurkan 214.000 Liter

Reyhaanah Medium.jpeg

Minggu, 30 Agustus 2026 – 15:01 WIB

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyalurkan 214.000 liter air bersih ke lima kabupaten, yakni Nagekeo, Sikka, Manggarai, Manggarai Timur, dan Ngada.  (Foto: Biro Komunikasi Publik Kementerian PU).

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyalurkan 214.000 liter air bersih ke lima kabupaten, yakni Nagekeo, Sikka, Manggarai, Manggarai Timur, dan Ngada. (Foto: Biro Komunikasi Publik Kementerian PU).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyalurkan 214.000 liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan 21.740 warga terdampak gempa di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Air bersih tersebut didistribusikan ke lima kabupaten, yakni Nagekeo, Sikka, Manggarai, Manggarai Timur, dan Ngada. Distribusi dilakukan secara bertahap sejak 19 Agustus 2026 dengan menyasar sejumlah lokasi terdampak, mulai dari posko pengungsian, fasilitas kesehatan, sekolah, rumah ibadah, kantor pemerintahan hingga permukiman warga.

Menteri PU Dody Hanggodo, mengatakan, pemenuhan air bersih menjadi salah satu prioritas dalam penanganan kondisi darurat karena berkaitan langsung dengan kesehatan dan aktivitas masyarakat.

“Yang penting sekarang bagaimana kebutuhan masyarakat bisa segera kita layani. Kementerian PU terus bergerak melakukan pendataan, pemeriksaan, dan penanganan infrastruktur yang terdampak, termasuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat,” kata Dody dalam keterangan yang diterima, dikutip Minggu (30/8/2026).

Untuk memperluas jangkauan pelayanan, Kementerian PU mengoperasikan 12 unit Mobil Tangki Air (MTA) dan 27 unit Hidran Umum (HU), terutama di lokasi pengungsian dan wilayah yang sistem air minumnya terdampak gempa.

Di Kabupaten Manggarai, misalnya, dua MTA ditempatkan untuk melayani Posko Golo Conggo dan Posko Barangkolong di Kecamatan Reok.

Kedua MTA tersebut telah mendistribusikan 16.000 liter air bersih ke Posko Barangkolong untuk memenuhi kebutuhan 1.890 jiwa.

Kementerian PU juga menempatkan lima HU berkapasitas 2.000 liter, masing-masing tiga unit di Posko Barangkolong dan dua unit di Posko Golo Conggo.

Sementara itu, di Manggarai Timur, terdapat empat MTA dan 17 HU yang digunakan untuk memperkuat layanan air bersih darurat.

Kementerian PU bersama pemerintah daerah juga mengidentifikasi kerusakan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), salah satunya di Desa Nampar Tabang, Kecamatan Lamba Leda Utara.

Pipa transmisi SPAM Rana Mese dilaporkan putus total, sedangkan SPAM Kota Komba masih dalam penanganan melalui pengelasan oleh UPTD setempat.

Di Kabupaten Nagekeo, distribusi air dilakukan ke sejumlah lokasi di Kecamatan Aesesa, termasuk Kelurahan Danga, Rumah Jabatan Bupati, RSU Aeramo, Posko Lapangan Berdikari, dan sejumlah posko mandiri.

Adapun di Ngada, layanan air bersih menjangkau sejumlah wilayah di Kecamatan Riung dan Riung Barat. Pada 27 Agustus 2026, sebanyak 20.000 liter air disalurkan ke posko mandiri dan warga terdampak di Desa Ngara, Kecamatan Riung Barat.

Untuk Kabupaten Sikka, distribusi dilakukan antara lain ke Posko Pengungsian Gelora Samador dan Desa Ladolaka, Kecamatan Palue. Satu unit MTA juga ditempatkan di Desa Baopaat, Kecamatan Lela untuk memperkuat layanan darurat.
 

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Visited 1 times, 1 visit(s) today