Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. (Foto: Inilah.com/Clara Anna).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menargetkan negosiasi tarif dagang dengan Amerika Serikat (AS) rampung pada Oktober 2025. Dia mengatakan negosiasi tersebut memasuki tahap penyusunan legal drafting.
Adapun, Indonesia mendapatkan tarif sebesar 19 persen yang sebelumnya 32 persen dari Presiden AS Donald Trump.
“Ya tentu, sebelum ditandatangani tidak jadi final semua. Jadi tunggu sampai final, jadi kita sedang siapkan. Harapannya tentu Oktober ini bisa diselesaikan. (Saat ini) itu pembicaraan bilateral dalam negosiasi dan dalam bentuk legal drafting,” ujar Airlangga, Jakarta, Selasa (30/9/2025).
Lebih lanjut, Airlangga mengatakan meski masih dalam proses negosiasi namun ekspor masih berjalan. Hal itu kata dia terlihat dari data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukan ekspor masih kuat.
“Sekarang kan ekspor furniture kita masih berjalan, dan mereka ada pembatasan, tetapi mereka ada permintaan. Ada permintaan kayu meranti kita untuk ekspor ke Amerika, ataupun misalnya kalau furniture covernya bukan kain, itu kan juga tidak dikenakan tarif seperti yang diumumkan,” jelas dia.
Dia mengungkapkan sejumlah komoditas utama Indonesia yang pasti akan mendapat perlakuan tarif nol persen.
“Semua yang tanahnya dari Indonesia, seperti kelapa sawit, karet, kakao itu, hampir dipastikan bisa diberikan nol,” tegasnya.














