Akun Instagram Kena Blokir, Aktris Film Dewasa Ini Dibela MK Kolombia

Akun Instagram Kena Blokir, Aktris Film Dewasa Ini Dibela MK Kolombia


Mahkamah Konstitusi Kolombia memerintahkan raksasa media sosial, Meta, untuk merevisi kebijakan privasinya. Putusan ini muncul setelah pengadilan memutuskan bahwa Meta telah secara sewenang-wenang dan tidak konsisten menutup akun Instagram milik aktris film dewasa, Esperanza Gomez.

Esperanza Gomez, yang dikenal sebagai salah satu aktris konten dewasa paling populer di Kolombia, kehilangan akses ke akunnya setelah mengunggah foto hanya mengenakan pakaian dalam. Akunnya, yang memiliki lebih dari 5 juta pengikut, merupakan salah satu sarana utamanya untuk bekerja.

Dikutip dari kantor berita AFP, Sabtu (13/9/2025), Gomez mengaku tidak menerima penjelasan yang memadai dari Meta, perusahaan induk Instagram. Ia mengeluhkan penutupan akun tersebut sangat memengaruhi mata pencariannya.

Meta berdalih penutupan itu dilakukan karena Gomez melanggar aturan platform mengenai ketelanjangan. Namun, dalam putusannya, Mahkamah Konstitusi menolak argumen tersebut. Pengadilan berpendapat, Meta telah “menerapkan kebijakan tentang ketelanjangan dan layanan seksual secara tidak konsisten.”

Bukti yang ditemukan pengadilan menunjukkan bahwa banyak akun lain dengan konten serupa dengan milik Gomez tetap aktif. Hal ini menjadi dasar bagi Mahkamah untuk menyatakan Meta telah bertindak secara sewenang-wenang dan melanggar kebebasan berekspresi Gomez.

Selain memerintahkan pembukaan kembali akun Gomez, Mahkamah Konstitusi juga mewajibkan Meta untuk meninjau dan menyesuaikan ketentuan penggunaan serta kebijakan privasi Instagram. Perubahan ini bertujuan agar pengguna dapat memahami dengan jelas mekanisme dan prosedur untuk mengajukan keberatan terhadap keputusan moderasi konten.

Putusan ini menambah daftar panjang kasus di Amerika Selatan di mana pengadilan mendesak platform digital untuk lebih bertanggung jawab. Pada Juni lalu, Mahkamah Agung Brasil bahkan memutuskan bahwa platform bertanggung jawab langsung atas konten ilegal, seperti ujaran kebencian, dan harus segera mengambil tindakan untuk menghapusnya.

Hingga berita ini ditulis, Meta belum memberikan tanggapan resmi terkait keputusan Mahkamah Konstitusi Kolombia.
 

Visited 3 times, 1 visit(s) today