Netflix akan menghadirkan paket berlangganan berbasis iklan di Indonesia mulai 2027. (Foto: Time)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Netflix akan memperluas paket berlangganan berbasis iklan ke Indonesia mulai tahun 2027. Ini menjadi bagian dari ekspansi besar platform streaming asal Amerika Serikat tersebut ke 15 negara baru sekaligus.
Selain Indonesia, negara-negara yang masuk daftar ekspansi antara lain Austria, Belgia, Kolombia, Denmark, Thailand, Irlandia, Belanda, Selandia Baru, Norwegia, Peru, Filipina, Polandia, Swedia, dan Swiss.
Paket dengan iklan menawarkan akses penuh ke konten Netflix dengan harga lebih murah, namun diselingi tayangan iklan. Netflix belum mengumumkan detail harga untuk masing-masing negara, dan mengatakan informasi tersebut akan disampaikan dalam beberapa bulan mendatang.
“Bagi anggota, ini berarti lebih banyak pilihan untuk menikmati Netflix dengan harga yang sesuai kebutuhan mereka,” kata Amy Reinhard, President of Advertising Netflix, dalam pernyataan resmi perusahaan, Sabtu (16/5).
Netflix pertama kali memperkenalkan paket berbasis iklan pada 2022 di 12 negara. Sekarang, model bisnis itu tumbuh signifikan. Paket ini sudah menjangkau lebih dari 250 juta pengguna aktif bulanan secara global, dengan lebih dari 80 persen anggotanya menonton setiap minggu.
Dari sisi bisnis, paket iklan kini menyumbang lebih dari 60 persen total pelanggan baru Netflix pada kuartal pertama 2026. Perusahaan bekerja sama dengan lebih dari 4.000 pengiklan secara global—naik 70 persen dibandingkan tahun sebelumnya—dan memproyeksikan pendapatan iklan sekitar 3 miliar dolar AS tahun ini, dua kali lipat dibanding 2025.
Harga Paket Netflix di Indonesia Saat Ini
Untuk memahami di mana posisi paket iklan nantinya, perlu dilihat dulu struktur harga Netflix yang berlaku. Per 2026, Netflix Indonesia menawarkan empat paket: Mobile Rp54.000 per bulan, Basic Rp65.000, Standard Rp120.000, dan Premium Rp186.000. Harga tersebut belum termasuk PPN 12 persen yang berlaku sejak Januari 2025, sehingga harga efektif yang dibayar pengguna lebih tinggi dari angka tersebut.
Paket dengan iklan, ketika diluncurkan, kemungkinan besar akan berada di bawah Rp54.000 — menjadikannya opsi termurah yang pernah ada di Indonesia.
Netflix juga mengumumkan sejumlah perluasan inventaris iklan untuk 2027. Pengiklan akan mendapat akses ke format iklan baru di podcast dan video vertikal. Situs penggemar resmi Netflix, Tudum, yang mencatat lebih dari 24 juta kunjungan per bulan, turut dibuka sebagai kanal kolaborasi bagi brand.
Reinhard menyebut Netflix kini memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan untuk menghadirkan pengalaman iklan yang lebih imersif dan interaktif di platformnya.
Masuknya Netflix ke pasar iklan digital Indonesia membuka persaingan baru di segmen streaming berbayar, yang selama ini didominasi model langganan tanpa iklan. Dengan penetrasi internet yang terus tumbuh dan basis pengguna muda yang besar, Indonesia menjadi pasar strategis bagi ekspansi model bisnis ini.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.














