Penumpang Whoosh saat hendak berangkat menuju Bandung. (Foto KCIC)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Meski harus menanggung tekor besar dari pengelolaan Kereta Whoosh, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) tetap menggelar program promo tiket Whoosh. Menyambut HUT ke-79 RI, paket promonya berupa tiket Kereta Whoosh hanya Rp8.000 hingga diskon Rp200 ribu.
General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa mengatakan, berbagai program promo tersebut dihadirkan untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan menggunakan Kereta Whoosh pada momentum libur panjang.
“Momentum libur panjang biasanya dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian, baik untuk berwisata, mengunjungi keluarga, maupun melakukan berbagai aktivitas lainnya. Melalui berbagai pilihan promo ini, masyarakat dapat menikmati perjalanan menggunakan Whoosh dengan lebih hemat, tetap cepat, nyaman, dan efisien,” ujar Eva dalam keterangannya, Jakarta, Sabtu (15/8/2026).
Lebih lanjut Eva mengingatkan masyarakat untuk selalu melakukan pembelian tiket melalui kanal penjualan resmi Whoosh serta memperhatikan periode promo, kuota, dan syarat serta ketentuan yang berlaku pada masing-masing program.
Kehadiran berbagai promo melalui mitra penjualan resmi menjadi bagian dari upaya KCIC memperluas kemudahan masyarakat dalam memperoleh tiket Whoosh sekaligus memberikan alternatif harga sesuai kebutuhan perjalanan.
“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan berbagai promo yang tersedia dan merencanakan perjalanan lebih awal. Dengan berbagai pilihan promo tersebut, perjalanan pada momentum libur Kemerdekaan dapat menjadi semakin hemat dan menyenangkan bersama Whoosh,” kata Eva.
Promo yang dapat dimanfaatkan masyarakat terdiri dari beberapa pilihan sesuai kebutuhan perjalanan, yaitu:
1. Promo Tiket Whoosh Mulai Rp8.800
- Tiket Whoosh relasi Jakarta–Karawang ataupun sebaliknya mulai Rp8.800
- Tiket Whoosh relasi Jakarta–Bandung ataupun sebaliknya mulai Rp88.000
- Periode promo 7–17 Agustus 2026
- Flash sale setiap pukul 16.00–18.00 WIB
- Periode keberangkatan kapan pun
- Berlaku untuk pembelian melalui tiket.com
- Kuota promo terbatas
2. Promo Diskon Tiket Whoosh hingga Rp200 Ribu via Traveloka
- Menggunakan kode kupon 88WHOOSHSERU
- Periode promo 3–23 Agustus 2026
- Periode keberangkatan kapan pun
- Potongan maksimal Rp150.000 dengan minimum transaksi Rp350.000
- Potongan maksimal Rp180.000 untuk pembelian minimal 2 tiket dengan minimum transaksi Rp300.000
- Potongan maksimal Rp200.000 untuk pembelian tiket pulang-pergi atau round trip
- Tersedia juga flash sale setiap Kamis dan Jumat pukul 11.00 WIB selama periode promo
- Flash sale memberikan diskon 15 persen, hingga maksimal Rp88.000 dengan minimum transaksi Rp350.000
- Program promo ini, berlaku untuk pembelian melalui Traveloka
- Kuota promo terbatas dan mengikuti syarat serta ketentuan yang berlaku.
Operasional Kereta Whoosh tidak Cuan
Tak ada yang salah KCIC menggelar program promo demi meraup penumpang saat masa libur Agustusan 2026.
Masalahnya, operasional Kereta Whoosh yang awalnya bernama Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB), digagas pemerintahan Jokowi, justru membuat keuangan KCIC tekor besar.
Hal itu bisa dicermati dari laporan keuangan konsolidasian interim PT Kereta Api Indonesia (Persero/KAI) yang menjadi lead PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI), pengendali saham KCIC. Paruh pertama 2026, tercatat kerugian bersih Rp5,13 triliun.
Angka itu melebihi total kerugian sepanjang 2025 yang mencapai Rp4,99 triliun. Mengindikasikan, laju pembengkakan rugi jauh lebih cepat ketimbang tahun sebelumnya.
Sebagai pemegang saham mayoritas KCIC, PSBI mengempit porsi kepemilikan sebesar 58,53 persen. Alhasil, KAI juga harus menanggung beban kerugian.
Lebih miris lagi, total tanggungan utang atau liabilitas PSBI mencapai Rp21,55 triliun pada 30 Juni 2026. Jauh di atas nilai aset sebesar Rp21,53 triliun di periode yang sama.
Artinya secara finansial, PSBI sudah tidak sehat karena posisinya negatif (negative equity). Aset perusahaan tak cukup untuk menutup kewajibannya.
Ceritanya berbeda dengan akhir 2025, total liabilitas sebesar Rp20,11 triliun, sementara total asetnya mencapai Rp25,21 triliun. Keuangannya masih sehat karena masih surplus Rp5,1 triliun.
Dari laporan keuangan itu terlihat adanya penyusutan aset dari Rp25,21 triliun (akhir 2025), menjadi Rp21,53 triliun (semester I-2026). terjadi penyusutan sebesar 14,6 persen.
Di sisi lain, liabilitas perusahaan justru naik dari Rp20,11 triliun per 31 Desember 2025 menjadi Rp21,55 triliun. Atau tumbuh sekitar 7,2 persen. Intinya, operasional Kereta Whoosh belum, atau tepatnya tidak untung.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.










