Siloam Hospitals luncurkan teknologi robotik untuk bedah saraf di Jakarta, Sabtu (20/9). (Foto: inilah.com/Syahidan)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Siloam Hospitals mencetak sejarah baru dalam dunia medis Indonesia dengan meluncurkan teknologi robotik untuk prosedur bedah saraf. Inovasi yang menjadi yang pertama di Indonesia ini dihadirkan untuk meningkatkan presisi, keamanan, dan akses layanan kesehatan canggih bagi pasien di dalam negeri.
Meskipun teknologinya canggih, dr. Julius July, salah satu dokter bedah saraf Siloam Hospitals, menegaskan bahwa fokus utamanya tetap pada kualitas dokter, bukan sekadar alat.
“Siapa saja yang punya uang bisa beli robot. Tapi inti terbaik bagi kami adalah menjadi dokter yang baik, bukan dokter yang hebat. Robot ini adalah alat untuk membantu kami mencapai itu,” ujar dr. Julius dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (20/9).
Ia menjelaskan, dalam bedah saraf, dokter bekerja di area otak dan saraf yang sangat sensitif dengan jarak antar bagian vital hanya dalam hitungan milimeter. Teknologi robotik dan navigasi memungkinkan presisi yang jauh lebih tinggi.
“Jarak 1 milimeter bisa terlihat seperti 26 milimeter di mikroskop, sehingga kita bisa bekerja lebih aman di celah tersebut,” jelasnya.
Dr. Julius berharap langkah ini dapat membuat layanan medis canggih lebih terjangkau di Indonesia, mengingat biaya pengobatan di luar negeri bisa mencapai lima kali lipat lebih mahal.
“Kami berharap ini bisa menular ke seluruh Indonesia, sehingga yang menikmati teknologi ini adalah seluruh rakyat dan bangsa kita,” katanya.
Peluncuran teknologi yang membutuhkan investasi besar ini, menurutnya, juga tidak lepas dari dukungan penuh pihak institusi rumah sakit. Kehadiran robotik ini diharapkan menjadi tolok ukur baru bagi pelayanan bedah saraf di Indonesia.














