Como Ambyar! Madrid Pulangkan Nico Paz, Inter Langsung Coba Ambil Untung

Como Ambyar! Madrid Pulangkan Nico Paz, Inter Langsung Coba Ambil Untung

Ibnu Medium.jpeg

Jumat, 26 Juni 2026 – 07:40 WIB

Nico Paz dari Argentina beraksi selama pertandingan Grup J Piala Dunia FIFA 2026 antara Argentina dan Aljazair di Stadion Kansas City pada 16 Juni 2026 di Kansas City, Missouri. (Foto: Koji Watanabe/Getty Images)

Nico Paz dari Argentina beraksi selama pertandingan Grup J Piala Dunia FIFA 2026 antara Argentina dan Aljazair di Stadion Kansas City pada 16 Juni 2026 di Kansas City, Missouri. (Foto: Koji Watanabe/Getty Images)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Pupus sudah harapan klub kejutan Serie A, Como 1907, untuk mempertahankan Nico Paz demi debut bersejarah mereka di ajang Liga Champions musim depan. Real Madrid dilaporkan secara resmi telah mengaktifkan opsi pembelian kembali (buy-back) untuk memulangkan playmaker asal Argentina tersebut dengan biaya €10 juta (sekitar Rp176 miliar).

Melansir laporan TuttoMercatoWeb yang mengutip sumber dari Spanyol, langkah Madrid untuk mengaktifkan klausul rilis tersebut sudah berstatus “segera” (imminent). Manuver ini sekaligus membuka babak baru dalam salah satu saga transfer paling menarik pada bursa musim panas ini.

Sebagai mantan klub, Como sejatinya masih memiliki hak istimewa (preferential rights) untuk merekrut kembali Paz. Namun, tim asuhan Cesc Fabregas tersebut dipastikan melempar handuk lantaran mereka diyakini tidak akan sanggup memenuhi harga jual baru yang dipatok oleh Real Madrid, yang diperkirakan menyentuh angka €60 juta (sekitar Rp1 triliun).

Inter Milan Manfaatkan ‘Jalur Diplomasi’

Angka €60 juta tersebut rupanya menjadi patokan yang sangat dinantikan oleh Inter Milan. Jika Madrid benar-benar menetapkan nominal tersebut sebagai harga jual resmi, Presiden Inter, Beppe Marotta, dikabarkan siap bergerak cepat.

Namun, manajemen Nerazzurri sangat waspada terhadap potensi masuknya manuver dari klub-klub kaya raya Liga Inggris (Premier League) yang kerap merusak harga pasar—seperti yang baru-baru ini terjadi pada saga transfer Marco Palestra.

Untuk menyiasati ancaman pembajakan dari Inggris, Inter memainkan strategi diplomasi tingkat tinggi. Kartu as terkuat yang diandalkan Nerazzurri saat ini adalah hubungan harmonis antara Marotta dengan Presiden Real Madrid, Florentino Perez.

Kedua sosok penting ini diketahui baru saja bertemu dalam sebuah pertandingan legenda antar-klub. Tak hanya itu, Inter merasa memiliki “tabungan budi” menyusul mulusnya proses transfer bek sayap Denzel Dumfries ke Real Madrid beberapa waktu lalu. Saat itu, Inter sengaja mempermudah negosiasi agar kesepakatan rampung lebih cepat mendahului jadwal aktivasi formal klausul rilis sang pemain. Sebuah niat baik yang dilaporkan direspons sangat positif oleh pihak Madrid.

Kini, manajemen Inter berharap semangat kooperatif dari kesepakatan Dumfries tersebut dapat dikonversi menjadi perlakuan istimewa (preferential treatment) dalam negosiasi harga Nico Paz. Kendati demikian, patut dinantikan apakah hubungan baik antar-presiden ini cukup kuat untuk menahan iming-iming uang besar dari tim-tim Premier League.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Visited 1 times, 1 visit(s) today